Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRut 1:4 Tafsiran ayat Alkitab
Rut 1:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka keduanyapun mengambil perempuan Moab akan bininya: seorang bernama Orpa dan seorang bernama Rut; maka tinggallah mereka itu di sana kira-kira sepuluh tahun lamanya.
Rut 1:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Rut 1:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 1:5 (IDN) »
maka Salmun dengan Rahab memperanakkan Boaz; dan Boaz memperanakkan Obed dengan isterinya bernama Rut; dan Obed memperanakkan Isai.

Ulangan 23:3 (IDN) »
Seorang Ammoni atau seorang Moabipun jangan masuk ke dalam sidang umat Tuhan, jikalau anak cucunya sampai kesepuluh gilir sekalipun tiada juga boleh masuk ke dalam sidang umat Tuhan sampai selama-lamanya;

Ulangan 7:3 (IDN) »
Dan lagi jangan kamu bersanak saudara dengan mereka itu, jangan anakmu perempuan kamu berikan kepada anak mereka itu laki-laki, dan anak mereka itu perempuan jangan kamu ambil akan bini anakmu laki-laki.
Ruth 1:4 - Perempuan Moab Menjadi Isteri bagi Kedua Suami Pula
Inti interpretatif: Ayat ini menandai berakhirnya masa berduka Naomi dan awal perjalanan keluarga yang membuka jalur keselamatan bagi bangsa Israel melalui Rut. Peringatan penting di sini adalah bagaimana Allah bekerja lewat pilihan manusia biasa—orang asing, keluaran Moab, memilih tetap setia dan mengambil peran dalam rencana-Nya yang lebih besar.
Konteks sastra
Ayat ini berada setelah Naomi pulang ke Bethlehem dengan kedua menantunya, Orpa dan Rut, setelah kehilangan suami. Sepuluh tahun lamanya mereka tinggal di tanah Moab telah membentuk identitas baru bagi mereka dan menyiapkan dinamika hubungan yang akan mempengaruhi masa depan keluarga dan perlambangan penebusan. Penekanan pada kedua perempuan itu menunjukkan fokus pada realitas hidup keluarga Bethlehem dan bagaimana tokoh-tokoh luar dapat menjadi bagian dari sejarah Israel melalui ketaatan iman.
Signifikansi teologis
Ayat ini menantang anggapan bahwa identitas sosial atau asal-usul membatasi rancangan Allah. Rut, seorang wanita Moab yang berpegang pada iman Naomi dan YHWH, menunjukkan bahwa tindakan setia bisa mengubah arah sejarah. Masa sepuluh tahun juga memberi gambaran tentang proses panjang di mana Allah bekerja secara tersembunyi dalam lawatan kehidupan sehari-hari, mempersiapkan Ruth untuk menjadi nenek bagi Raja Daud melalui garis keturunan mesianik.
Rujukan lintas-surat
Penjelasan singkat atas hubungan: Rut masuk dalam garis besar rencana Tuhan untuk membawa keselamatan, terkait dengan tema iman yang ditampilkan lewat pilihan loyalisannya. Keberadaan Orpa yang kemudian tidak lanjut mengikuti Naomi menekankan pilihan bebas manusia dalam respons terhadap panggilan Allah.
Pertanyaan reflektif
Ringkasan penutup
Ayat ini menegaskan bahwa masa-masa sulit bisa menjadi arena pembentuk karakter dan peluang untuk menantikan karya Allah yang lebih besar. Rut tetap terikat pada Naomi dan YHWH, memberikan contoh keberanian iman yang menghidupi garis keturunan penting dalam narasi keselamatan. Allah tidak membatalkan identitas Rut sebagai Moab, melainkan menegaskan bahwa iman dan ketaatan menembus batas etnis dan budaya, membangun suatu jalan bagi karya mesianik yang lebih luas.
Catatan kutipan historis: Tidak ada kutipan panjang eksplisit dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam ayat ini pada saat ini. Ringkasan interpretatif di atas menggabungkan pola umum yang mereka tekankan: pentingnya ketaatan iman, peran luar biasa tokoh-tokoh biasa, dan rencana Allah yang bekerja melalui keluarga dan komunitas dalam konteks historis Israel.