Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRut 1:21 Tafsiran ayat Alkitab
Rut 1:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dengan sepenuh-penuhku aku telah berjalan dari sini, tetapi dikembalikan Tuhan akan daku dengan hampaku. Betapa gerangan kamu menamai akan daku Naomi, sedang Tuhan sudah naik saksi atasku dan yang Mahakuasa itu sudah mengadakan jahat padaku.
Rut 1:21 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Rut 1:21 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Samuel 2:7 (IDN) »
Tuhan jua yang menjadikan miskin dan yang menjadikan kaya; Tuhan jua yang merendahkan dan yang meninggikan.

Ayub 1:21 (IDN) »
katanya: Bahwa dengan telanjangku juga sudah aku keluar dari dalam rahim ibuku, dan dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Bahwa Tuhan yang sudah mengaruniakan dia, Tuhan juga mengambil dia pula, segala puji bagi nama Tuhan!

Ayub 16:8 (IDN) »
Adapun Engkau sudah menjadikan aku berkerut-kerut, maka ia itu menjadi saksi, dan kuruskupun naik saksi atasku dan memberi jawab di hadapan mukaku.
Rut 1:21 (IDN): Makna dan Konteks bagi Naomi
Ruth 1:21 menutup bab pertama kitab Rut dengan renungan tentang penderitaan Naomi yang kembali ke Bethlehem dengan Naomi, tetapi pengalaman hidupnya sejak kepergian suaminya menarik pertanyaan terhadap makna pemberian Tuhan. Dalam konteks narasi, ayat ini adalah bagian dari perjalanan Naomi yang berduka, merapal hukum etik keluarga, serta pengungkapan realitas pahit–manusiawi yang dihadapi para janda di budaya Israel kuno. Melalui bahasa karangan Rut, Lukas bergaung dengan tema kehilangan, pengharapan, dan kesetiaan, sambil menyiapkan panggung bagi peristiwa-peristiwa penyelamatan yang akan datang melalui Rut dan, secara lebih luas, garis keturunan raja-raja Yehuda.
Makna utama ayat
Ayat ini menegaskan dua hal utama: pertama, pengalaman Naomi yang “berjalan sepenuh-penuhnya” di tanah asing telah berakhir dengan kembalinya—dari Mefilah ke Bethlehem—yang ditandai dengan perasaan getir terhadap apa yang telah terjadi. Kedua, Naomi menegaskan keyakinan bahwa Tuhan sendirilah yang mengatur kejadian hidupnya, meskipun terasa berat: “Tuhan telah naik saksi atasku dan yang Mahakuasa itu sudah mengadakan jahat padaku.” Ini menandai penerimaan realitas pahit sambil menegaskan keyakinan bahwa di balik penderitaan ada kedudukan ilahi yang lebih besar, meski belum jelas bagi Naomi bagaimana maksud-Nya bekerja.
Tema-tema utama
Pengaitan dengan bagian lain
Beberapa bagian terkait memberi rangka pandangan yang lebih luas:
Cross-references yang relevan
Penjelasan singkat: Ayat ini memusatkan bagaimana penderitaan tidak meniadakan kehadiran Tuhan. Naomi memilih untuk mengakui realitas pahit sambil tetap membangun harapan melalui perjumpaan dengan Rut, yang kelak menjadi alat berkat bagi garis keturunan Israel.
Refleksi praktis
Ketika kita mengalami kehilangan dan kekecewaan, boleh merasakan beban seperti Naomi. Namun kita diajak untuk tetap percaya bahwa Allah yang Mahakuasa berdaulat di atas segala kejadian. Dalam iman, kita bisa mempercayai bahwa Tuhan memakai situasi sulit untuk memumahkan rencana-Nya yang lebih luas bagi hidup kita dan bagi sesama melalui tindakan kasih orang-orang di sekitar kita.
Ringkasan singkat
Rut 1:21 menegaskan realitas penderitaan Naomi sambil menyingkap iman bahwa Tuhan tetap berdaulat. Bab pertama membangun latar bagi penyelamatan yang datang melalui Rut dan Boas, memperlihatkan bahwa ketaatan dan belas kasih Allah sering menata jalan bagi pemenuhan janji-Nya.
Quotations from commentators: Tidak ada kutipan lengkap teks dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan secara langsung dalam bentuk kutipan panjang pada bagian ini. Ringkasan ini merangkum pemikiran umum para komentator publik domain secara integratif tanpa menyalin teks panjang. Namun, secara konsisten, para komentator menyoroti tema keikutsertaan Tuhan dalam penderitaan manusia dan harapan dalam rencana ilahi melalui tindakan nyata tokoh-tokoh kunci.