Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 13:3 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 13:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena segala pemerintah bukannya mendatangkan takut atas perbuatan yang baik, melainkan atas perbuatan yang jahat. Maukah tidak engkau takut akan kuasa itu? Lakukanlah kebajikan, maka engkau akan menerima kepujian daripadanya.
Roma 13:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 13:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 25:1 (IDN) »
Arakian, maka jikalau ada perkara pada orang, lalu mereka itu pergi menghadap hukum, tak akan jangan diturutnya keputusan hakim, maka yang benar hendaklah dibenarkannya dan yang salah itu hendaklah disalahkannya.

Amsal 20:2 (IDN) »
Bahwa murka raja itu seperti pengaum-aum singa, barangsiapa yang menerbitkan dia, ia itu mempermainkan nyawanya sendiri.

Amsal 14:35 (IDN) »
Bahwa keridlaan raja adalah akan hambanya yang berbudi, tetapi murkanya atas orang yang mendatangkan malu.
Roma 13:3 (IDN) — Tafsiran Singkat tentang Fungsi Pemerintah
Inti interpretatif utama: Ayat ini menekankan bahwa otoritas negara diberi kuasa untuk membentuk perilaku yang benar melalui rasa hormat dan takut akan konsekuensi, sehingga kebajikan didorong karena adanya struktur hukum dan pengawasan publik. Dalam konteks Roma 13, kasih karunia Allah bekerja melalui tata kelola manusia: pemerintah berfungsi sebagai alat pembatas kejahatan dan pelindung ketertiban sosial.
Konteks Sastra
Ayat ini muncul dalam bagian surat Paulus yang membahas kepatuhan kepada otoritas dan kewajiban hidup sebagai orang percaya di tengah masyarakat. Paulus mengarahkan pembaca untuk menjalani hidup yang tidak menimbulkan kegaduhan, berlandaskan kasih kepada sesama dan kepatuhan kepada hukum negara. Pernyataan bahwa pemerintah “mendatangkan takut” lebih berkaitan dengan efek pencegahan melalui ancaman hukum bagi yang berbuat jahat, bukan sebagai dukungan terhadap kekuasaan yang zalim atau represif tanpa keadilan.
Tinjauan Teologis
Pembacaan teologis menunjukkan bahwa otoritas negara adalah bagian dari rancangan Allah untuk menjaga ketertiban sosial sepanjang dunia. Ketaatan kepada pemerintah adalah bagian dari ketaatan kepada Allah, selama pemerintah tidak menuntut pelanggaran terhadap prinsip-prinsip firman-Nya. Ketakutan yang dimaksud bertujuan membentuk disciplina moral: tindakan kebajikan menjadi wajar karena hukum negara menahan kejahatan.
Penjelasan dari tokoh-tokoh teolog publik-domain
Beberapa komentator publik-domain menekankan bahwa teks ini menekankan fungsi preventif hukum daripada dukungan terhadap kekuasaan otoriter. Dalam konteks Roma, kepatuhan terhadap otoritas memungkinkan hidup tenang dan berfungsi sebagai saksi sosial bagi perubahan melalui kebajikan, bukan revolusi. Jika diperlukan, beberapa pandangan menggarisbawahi bahwa martabat manusia tetap dijaga karena otoritas negara bertanggung jawab kepada keadilan, bukan semata-mata kepatuhan tanpa syarat.
Quotations (judul pendek) dari sumber publik-domain yang relevan: “Bawalah diri dalam damai dengan semua orang” dan pemikiran serupa menekankan hidup saleh dalam kerangka hukum yang wajar.
Hubungan dengan Ayat-ayat Lain
Penjelasan lintas ayat: ketaatan tidak berarti dukungan mutlak terhadap segala kebijakan, melainkan kerangka hidup yang menghormati hukum sambil menjaga iman kepada Tuhan.
Pertanyaan Renungan
Kesimpulan Singkat
Roma 13:3 menegaskan pola hidup yang berorientasi pada kepatuhan sosial yang berlandaskan kasih kepada sesama. Pemerintah, sebagai pewaris hak untuk menjaga ketertiban, bertugas mendorong perilaku benar melalui konsekuensi hukum. Orang percaya dipanggil hidup saleh di tengah bangsa, agar kebajikan tampak nyata dan membawa kemuliaan bagi Allah.