Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 10:7 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 10:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Atau: Siapakah yang akan turun ke dalam alam berzakh?" (artinya membawa Kristus naik dari antara orang mati).
Roma 10:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 10:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 13:20 (IDN) »
Maka Allah, pohon sejahtera itu, yang telah membawa Gembala domba yang besar itu kembali dari antara orang-orang mati, yaitu Tuhan kita Yesus, dengan darah Perjanjian yang kekal itu,

Roma 4:25 (IDN) »
yaitu Yang telah diserahkan karena segala dosa kita dan Yang dibangkitkan karena sebab hal membenarkan kita.

1 Petrus 3:18 (IDN) »
Sebab Kristus pun sudah sekali merasai mati karena dosa-dosa orang, yaitu Orang benar karena orang-orang yang tiada benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; sungguhpun Ia mati dibunuh di dalam tubuh, tetapi hidup di dalam roh.
Roma 10:7 (IDN) - Refleksi tentang iman, pengakuan, dan pusatnya Kristus
Baik melalui pengakuan iman maupun pemahaman tentang kasih Allah, ayat ini menyinggung pertanyaan klasik: bagaimana manusia memperoleh pembenaran di hadapan Allah? Roma 10 secara keseluruhan menegaskan bahwa iman datang melalui pendengaran kabar tentang Kristus, dan bukan melalui usaha manusia untuk menurunkan atau menaikkan dirinya ke hadirat Allah. Ayat 7 menampilkan gambaran analogis tentang bagaimana keselamatan tidak bisa dicapai melalui upaya kita sendiri, melainkan melalui transformasi ilahi yang bekerja melalui kebangkitan Kristus dan berita injil.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 10 menekankan bahwa kebenaran yang dibawa oleh Kristus tersedia bagi semua orang yang percaya. Paulus menekankan bahwa iman datang dari pendengaran, dan pendengaran itu lewat firman Kristus. Ayat 7 sendiri memakai metafora tentang orang yang turun ke alam berzakh untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati, menegaskan bahwa penyelamatan bukan upaya manusia turun, melainkan karya Allah yang menghidupkan Kristus dan menawarkan hidup baru melalui iman.
Poin teologi utama
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa bagian yang relevan memperlihatkan pola yang serupa:
Garis besar penerapan praktis
Ayat ini mengingatkan kita bahwa keselamatan adalah anugerah yang diterima lewat iman kepada Kristus yang bangkit. Praktiknya meliputi:
Cross-references singkat
Beberapa rujukan yang relevan membantu memaknai ayat ini:
Catatan para penafsir awal (kutipan singkat)
Beberapa komentar lama menekankan bahwa iman adalah jalan langsung kepada hidup baru dalam Kristus; pembelajaran ini menghindarkan kita dari keyakinan pada “naik turun” upaya manusia untuk menebus diri. Catatan: Kutipan singkat berikut diambil dari sumber berbahasa Inggris yang berakar pada karya para penafsir publik domain publik:
Matthew Henry: “The great design of the gospel is to bring men to the faith of Christ, and thereby to righteousness.”
Albert Barnes: “Salvation is not a matter of human ascent or descent, but the work of God in Christ, received by faith.”
Adam Clarke: “This is the proclamation of salvation by faith in the risen Saviour, not by a downward plunge into death, but by the rising life of Christ in the soul.”
Intisari singkat
Roma 10:7 menegaskan bahwa keselamatan datang melalui iman kepada Kristus yang bangkit. Tidak ada jalan manusia untuk membawa diri turun ke alam berzakh atau menaikkan diri ke hadirat Allah; Allah yang menghidupkan melalui kebangkitan-Nya dan membarui manusia melalui iman yang bersandar pada karya Kristus.
Penutup: Ayat ini menuntun pembaca pada fokus utama Injil—iman kepada Kristus yang bangkit sebagai sumber hidup kekal. Biarlah kita merespons dengan iman yang tulus, pengakuan yang rendah hati, dan hidup yang memuliakan Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.