Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 10:21 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 10:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi firmannya kepada bani Israel: Bahwa berhari-hari Aku mengulurkan tangan-Ku kepada kaum yang ingkar dan yang babil."
Roma 10:21 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 10:21 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 65:2 (IDN) »
Sepanjang-panjang hari Aku sudah mengembangkan tangan-Ku kepada suatu bangsa yang degil, yang menjalani jalan yang tiada baik dan yang menurut kehendak hatinya sendiri;

Matius 21:33 (IDN) »
"Dengarlah suatu perumpamaan yang lain: Bahwa adalah seorang tuan rumah membuka kebun anggur, dipagarnya sekeliling, dan digalinya tempat apitan anggur, dan didirikannya suatu bangun-bangun, lalu disewakannya kebun itu kepada beberapa orang dusun, serta pergi ke negeri yang lain.

Yeremia 35:15 (IDN) »
dan Aku sudah menyuruhkan kepadamu segala hamba-Ku, yaitu segala nabi-nabi, Kusuruhkan dia dari pagi-pagi mengatakan: Hendaklah kiranya kamu bertobat masing-masing dari pada jalannya yang jahat itu dan betulkanlah segala kelakuanmu dan janganlah kamu mengikut dewa-dewa akan berbuat bakti kepadanya, niscaya kamu akan tetap di dalam negeri yang telah Kukaruniakan kepada segala nenek moyangmu, tetapi tiada juga kamu memberi telinga dan tiada juga kamu mendengar akan Daku.
Makna Langsung Roma 10:21
Firman Allah kepada orang Israel adalah penegasan tentang keteguhan hati-Nya yang maha sabar, meskipun umat-Nya menutup telinga dan tidak mau mendengar. Ayat ini menyorot pendekatan berulang dan lemah lembut Allah yang “mengulurkan tangan” kepada bangsa yang ingkar dan membangkang, menegaskan bahwa kasih-Nya tetap terbuka sebelum mereka menolak, menolak, atau menolak lagi.
Latar belakang konteks
Pada Roma 10, Rasul Paulus sedang menjelaskan bagaimana iman datang melalui pendengaran firman Kristus dan bagaimana Israel yang menolak Injil telah menutup diri terhadap pewartaan keselamatan. Ayat ini mengacu pada sejarah umat Israel yang menolak nabi-nabi dan pada akhirnya menolak Mesias. Meski demikian, perhatian Allah tetap tertuju pada bangsa itu, karena kasih-Nya kepada mereka bersifat berkelanjutan dan penuh kesabaran. Ungkapan “berhari-hari Aku mengulurkan tangan-Ku” menekankan upaya Allah yang berulang kali memanggil, menegur, dan menuntun umat-Nya kembali kepada-Nya.
Tafsir singkat
- Allah aktif menjangkau umat-Nya meskipun mereka tidak merespons dengan iman.
- Iman yang benar membutuhkan keterbukaan hati terhadap pewartaan firman.
- Ketidakterbukaan Israel pada masa itu menimbulkan pertanyaan tentang respons manusia terhadap kasih Allah.
Perenungan teologis singkat
Ayah- Ayah rohani menekankan bahwa belas kasihan Allah tidak menggantikan tanggung jawab manusia untuk merespons dengan iman. Allah tidak berhenti mengulurkan tangan-Nya; respons manusia yang menolak membawa konsekuensi, namun rahmat-Nya tetap tersedia bagi yang bertobat percaya.
Beberapa catatan tafsir klasik
Beberapa komentator publik-domain menyoroti bagaimana bahasa “berhari-hari mengulurkan tangan” menekankan kesabaran Allah yang tidak mudah menyerah. Kutipan ringkas dari sumber klasik (tanpa kutipan panjang):
Percabangan lintasan Alkitab (cross-references)
- YesAYA 65:2: Memaparkan reaksi manusia yang tegar dalam memilih jalan sendiri meski Allah terus memanggil.
- Matius 23:37: Menggambarkan bagaimana umat Israel menolak nabi dan Mesias, sedangkan kasih Allah tetap berbelas kasihan.
- Ibrani 3:15: Nasihat agar tidak menutup hati terhadap suara-Nya yang memanggil sekarang.
Penjelasan singkat: Ketiganya memperlihatkan tema umum tentang kesabaran Allah yang berulang dan ajakan manusia untuk merespons iman, meskipun hati manusia cenderung keras.
Inti praktis yang singkat