Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 4:11 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 4:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
"Ya Allah, Tuhan kami, berlayaklah Engkau memegang kemuliaan dan kehormatan dan kuasa; karena Engkaulah yang menjadikan segala sesuatu, dan dengan kehendak-Mu juga sekaliannya itu ada dan sudah dijadikan."
Wahyu 4:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 4:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kolose 1:16 (IDN) »
karena di dalam Dia itu sudah dijadikan segala sesuatu yang di langit dan yang di bumi, yang kelihatan dan yang tiada kelihatan, baik singgasana, baik perintah, baik penguasa, baik kuasa; maka segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan bagi Dia;

Wahyu 5:12 (IDN) »
yang mengatakan dengan suara besar, "Berlayak Anak domba yang tersembelih itu menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji."

Yesaya 40:28 (IDN) »
Tiadakah engkau mengetahuinya? Belumkah engkau mendengarnya, bahwa Tuhan itulah Allah yang kekal, Khalik segala ujung bumi, yang tiada tahu penat atau lemah, dan lagi tiada terduga hikmat-Nya.
Makna Singkat Wahyu 4:11 (IDN)
Engkau layak menerima kemuliaan, kehormatan, dan kuasa; sebab Engkaulah yang menjadikan segala sesuatu, dan dengan kehendak-Mu semua itu ada dan telah dijadikan.
Latar belakang konteks
Ayat ini berada dalam penglihatan Yohanes di surga, bagian Wahyu pasal 4, ketika langit dibuka dan tahta Allah serta malaikat-malaikat di hadapannya menyoroti kemuliaan Sosok yang berkuasa. Ayat ini menegaskan hak prerogatif Allah sebagai Pencipta dan Pengatur alam semesta. Ketika gereja pada zaman Yohanes menghadapi tantangan, pernyataan ini mengangkat pandangan turun ke bumi: segala sesuatu ada karena kehendak Tuhan, dan hanya kepada-Nya layak dipuja.
Penafsiran utama
Inti ayat ini adalah pengakuan kemuliaan mutlak Allah sebagai Pencipta dan Penguasa. Kemuliaan, kehormatan, dan kuasa bukan hadiah yang diberikan oleh manusia, melainkan atribut yang melekat pada Tuhan karena Dia-lah yang menjadikan segala sesuatu. Dalam konteks Wahyu, kata “memegang kemuliaan” menekankan penyembahan dan ketundukan total kepada Sang Tuhan yang berdaulat atas sejarah manusia dan ciptaan.
Pengamatan penafsir historis
Para penafsir klasik menekankan bahwa semua keberadaan bergantung pada kehendak-Nya. Matthew Henry menyoroti kedaulatan Allah atas seluruh ciptaan, sedangkan Albert Barnes menekankan bahwa sejak awal Allah adalah pembentuk segala sesuatu, bukan produk dari kekuatan lain. Adam Clarke menambahkan bahwa pujian bagi Tuhan sejalan dengan kenyataan bahwa karya-Nya mengungkap kasih dan kemahakuasaan-Nya dalam tatanan alam dan wahyu.
Garis besar tema
Cross-references singkat
- Kejadian 1:1: Allah sebagai Pencipta langit dan bumi, dasar bagi semua eksistensi.
- Amsal 16:9: rencana manusia bisa berubah, tetapi langkah-langkah tetap berada dalam kendali Tuhan.
- Roma 11:36: semua berasal dari-Nya, melalui-Nya, untuk-Nya; kepada-Nya kemuliaan sampai selama-lamanya.
Tautan tematik dan penjelasan singkat
• Kedaulatan Ilahi: Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada ciptaan yang berdiri di luar kendali Tuhan. Hal ini membentuk dasar doa dan persetujuan umat percaya sejak awal sejarah keselamatan.
• Respons penyembahan: Karena semua berasal dari Tuhan, respons umat adalah pujian, ketundukan, dan hidup yang memuliakan-Nya.
Saran praktik rohani singkat
Renungkan hari ini bagaimana kemuliaan Tuhan memengaruhi cara Anda menghadapi peristiwa sehari-hari. Ajarkan diri untuk menyerahkan rencana dan kehendak pribadi kepada Tuhan sebagai wujud kepercayaan yang berakar pada penciptaan-Nya.
Quotations: Beberapa paragraf esensi dari para penafsir klasik diakui secara umum: “He is the Creator, and all things live under Him because of His sovereign will.” (ringkas adaptasi dari Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke)