Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Wahyu 21:1 Wahyu 21:2 Wahyu 21:3 Wahyu 21:4 Wahyu 21:5 Wahyu 21:6 Wahyu 21:7 Wahyu 21:8 Wahyu 21:9 Wahyu 21:10 Wahyu 21:11 Wahyu 21:12 Wahyu 21:13 Wahyu 21:14 Wahyu 21:15 Wahyu 21:16 Wahyu 21:17 Wahyu 21:18 Wahyu 21:19 Wahyu 21:20 Wahyu 21:21 Wahyu 21:22 Wahyu 21:23 Wahyu 21:24 Wahyu 21:25 Wahyu 21:26 Wahyu 21:27



Wahyu 21:25 (IDN)
Ayat ini muncul dalam deskripsi tentang Yerusalem baru, tempat Allah berdiam dengan umat-Nya. Pintu-pintu gerbang kota itu tidak pernah tertutup pada siang hari, karena malam tidak ada di sana kelak. Gambaran ini menegaskan kehadiran Allah yang penuh terang dan keamanan abadi bagi umat-Nya yang percaya.
Setting langsung ayat
Pada Wahyu pasal 21, Yohanes melihat visi kota yang baru dan bumi yang diperbaharui. Pintu-pintu Yerusalem baru selalu terbuka siang maupun malam, menunjukkan tidak ada ancaman, tidak ada kegelapan, dan tidak ada malam sebagai masa ujian. Umat Allah bebas mendatangi Tuhan tanpa hambatan.
Apa yang diajarkan teks tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Allah membawa terang yang mengalahkan kegelapan. Dalam persekutuan kekal dengan-Nya, tidak ada kebutuhan akan perlindungan dari malam karena kehadiran-Nya menyelubungi segalanya. Iman yang hidup menatap realitas penuh pengharapan: Allah tidak lagi memelihara jarak antara manusia dan Tuhan; sebaliknya, Dia berdiam di antara umat-Nya sebagaimana dinyatakan dalam kota-Nya yang baru.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Referensi silang yang relevan
Beberapa bagian menunjukkan tema terang dan akses kepada Allah:
Intinya, pernyataan ini menegaskan bahwa dalam Kekekalan, Allah membawa keselamatan yang meniadakan malam sebagai masa ujian. Umat-Nya berjalan dalam terang-Nya dan bebas mendekat kepada-Nya.
Aplikasi praktis untuk masa kini
Di dunia yang penuh kekhawatiran, janji pintu yang selalu terbuka mengajak kita hidup dalam iman yang berani: mendekat kepada Tuhan tanpa takut, memelihara hubungan persekutuan yang terus tumbuh, dan membagikan terang Kristus kepada sesama. Ketahuilah bahwa Allah menyediakan keamanan rohani yang tidak tergoyahkan bagi mereka yang percaya.
Catatan singkat tentang sumber tafsiran klasik
Pengamatan ringkas dari para komentator publik domain terdahulu menyebutkan bahwa gambaran pintu yang tidak tertutup menekankan akses penuh kepada Allah dalam kenyataan baru-Nya. Kutipan berikut diambil sebagai panduan umum, tanpa menyalin teks penuh: "pintu-pintu gerbangnya tiada tertutup" dipandang sebagai simbol persekutuan kekal antara umat dan Tuhan, dimana kegelapan tidak lagi diperlukan.