Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 12:15 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 12:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka ular itu pun menyemburkan air seperti suatu sungai dari dalam mulutnya dari belakang perempuan itu, supaya ia dihanyutkan oleh air sungai itu.
Wahyu 12:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 12:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 8:7 (IDN) »
sebab itu sesungguhnya didatangkan Tuhan kelak atas mereka itu air sungai besar yang deras dan bergelora, yaitu raja Asyur serta dengan segala balatentaranya, yang akan melampaui dan meliputi segala palungannya dan melalui segala tebingnya.

Yesaya 59:19 (IDN) »
Pada masa itu orang kelak takut akan nama Tuhan dari pada sebelah masuk matahari dan akan kemuliaan-Nya dari pada sebelah terbit matahari! Apabila musuh itu datang seperti air bah, maka nafas Tuhanpun akan menghembuskan dia selaku angin ribut.

Mazmur 18:4 (IDN) »
(18-5) Beberapa ombak maut telah mengelilingi aku dan sebab orang Belial mengejutkan aku.
Wahyu 12:15 (IDN) — Segala sesuatu yang mengalir dari mulut naga
Setting segera: Pada bagian ini Yohanes menggambarkan naga yang mengikuti perempuan yang melahirkan. Tiba-tiba naga menyemburkan air seperti sungai dari mulutnya, untuk menyeretnya dengan arus air itu. gambaran ini menekankan upaya-setia iblis untuk menenggelamkan umat Allah melalui arus kebersalahan, pengaruh dunia, dan tekanan zalim yang mencoba menghimpun umat dengan cara yang berlawanan dengan firman Tuhan.
Makna tegas tentang Allah, iman, dan perlindungan
Ayat ini menegaskan bahwa meskipun kejahatan berusaha mengalihkan umat dari jalan Tuhan, Allah tetap berkuasa mengatur dan membatasi kuasa musuh. Dalam konteks wahyu apokaliptik, Tuhan menjaga umat-Nya meskipun sedang menghadapi ancaman besar. Ketika naga mengerahkan kekuatan untuk menenggelamkan perempuan itu melalui arus sungai, pesan yang muncul adalah bahwa Allah dapat membatasi dan mengubah rencana iblis, menjaga umat-Nya agar tetap hidup di dalam rencana-Nya.
Penjelasan kata-kata dan gambaran penting
- “menyemburkan air seperti sebuah sungai”: gambar arus besar yang berupaya menenggelamkan. Air melambangkan kekuatan dunia, godaan, dan pengaruh yang mengalir deras. Yang penting adalah bahwa sumber arus itu adalah mulut naga, menegaskan kekuatan jahat yang disalurkan lewat kebohongan dan intimidasi.
- “dari belakang perempuan itu”: fokus pada posisi perlindungan ilahi di balik perempuan itu; meskipun terdesak, penyelamatan Tuhan tetap nyata dalam proses penggenapan rencana-Nya.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Cross-reference: - Daniel 7 dan 8 yang menggambarkan kekuatan-kekuatan dunia yang menentang umat Allah, tetapi akhirnya ditaklukkan oleh rencana Tuhan. - Matius 24:37-39 tentang bagaimana arus dunia bisa menjerumuskan jika tidak awas; namun umat percaya dipanggil menjaga iman tetap hidup. Penjelasan singkat: Sumber ancaman adalah kekuatan iblis yang beroperasi di dalam dunia, sementara perlindungan Allah meneguhkan siapa yang mengandalkan-Nya.
Bagaimana kita menerapkan sekarang
Catatan singkat dari sumber berotoritas lama: Beberapa penafsir berpendapat bahwa gambaran arus sungai menandakan tekanan dunia yang meningkat menjelang akhir zaman, namun tetap ada kehendak Tuhan yang menjadi batas bagi kekuatan jahat. Adapun catatan singkat dari para komentator klasik bisa menguatkan gambaran perlindungan Tuhan atas umat-Nya dalam momen krisis.
Rangkuman akhir: Wahyu 12:15 menyoroti upaya iblis untuk menenggelamkan umat Allah melalui arus pengaruh dunia. Namun bagi orang percaya, ketaatan kepada Tuhan, perlindungan-Nya, dan tetap hidup dalam iman menjadi respons utama—memberi harapan bahwa Allah berkuasa membatasi dan membebaskan pada waktunya.