Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 7:18 Tafsiran ayat Alkitab
Mikha 7:18 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Siapakah Allah seperti Engkau, yang mengampuni kejahatan dan maafkan kesalahan sisa bahagian-Nya pusaka? Tiada dikekalkan-Nya murka-Nya sampai selama-lamanya, melainkan berkenanlah Ia akan berbuat baik.
Mikha 7:18 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Mikha 7:18 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 43:25 (IDN) »
Bahwa Aku ini, bahkan, Aku ini yang menghapuskan segala salahmu karena sebab kehendak diri-Ku, dan tiada lagi Aku ingat akan segala dosamu.

Yesaya 44:22 (IDN) »
Bahwa Aku menghapuskan segala kesalahanmu seperti sebuah awan dan segala dosamupun seperti kabut; hendaklah engkau kembali kepada-Ku, karena Akulah Penebusmu!

Efesus 2:4 (IDN) »
Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat-Nya, maka sebab besar kasih-Nya yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
Micah 7:18 (IDN)
Siapakah Allah seperti Engkau, yang mengampuni kejahatan dan maafkan kesalahan sisa bahagian-Nya pusaka? Tiada dikekalkan-Nya murka-Nya sampai selama-lamanya, melainkan berkenanlah Ia akan berbuat baik.
Setting konteks segera
Ayat ini berada dalam doa ratapan Mikha yang menggugah pengharapan meski bangsa Israel berada dalam keadaan mimpi buruk karena ketidaksetiaan dan keadilan yang timpang. Mikha menonjolkan karakter Tuhan sebagai yang berbelas kasihan dan setia terhadap umat-Nya meskipun umat itu sendiri bergulat dengan dosa dan konsekuensi hukuman. Pujian singkat ini merangkum inti kerja Allah: mengampuni, mengurniai kasih, dan bertindak demi kebaikan umat-Nya.
Apa yang diajarkan tentang Allah
Ayat ini menyoroti tiga kebenaran utama tentang Allah:
Peran kata-kata kunci
Kejahatan dan kesalahan menyoroti realitas manusia yang gagal memenuhi standar-Nya. Ampunan di sini menyiratkan pemulihan hubungan yang hilang. Sisa bahagian-Nya menegaskan pemilihan dan penyertaan Allah atas umat-Nya, bukan sekadar kelompok besar. Berbuat baik adalah tujuan ilahi pasca-pengampunan: hidup baru yang dipaksa oleh kasih Allah, bukan karena usaha manusia.
Rujukan terkait
Beberapa bagian lain mempertajam gambaran serupa tentang karakter Allah:
Pelajaran praktis untuk masa kini
Ayat ini menggugah kita untuk mengandalkan belas kasihan Allah ketika kita sadar akan dosa. Allah tidak menutup mata terhadap kejahatan kita, tetapi Ia menawarkan pengampunan lengkap melalui pertobatan dan iman. Dalam kehidupan keluarga, pekerjaan, dan komunitas, firman ini mengajak kita meniru sikap kasih Allah: mengampuni, tidak menimbun kemarahan, serta bekerja untuk kebaikan sesama.
Inti panjangnya, disarikan
Allah yang maha kuasa adalah sumber pengampunan yang tidak terbatas. Ia menangguhkan murka-Nya ketika umat-Nya kembali kepada-Nya, dan di atas semua itu, Ia berkehendak berbuat baik bagi mereka yang percaya. Pengampunan-Nya menuntun umat pada hidup dalam kasih, damai, dan pelayanan yang membangun.