Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 1:7 Tafsiran ayat Alkitab
Mikha 1:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan segala patungnya akan dihancurluluhkan dan segala upah persundalannya akan dibakar habis dengan api, dan segala berhalanya akan Kujadikan suatu kebinasaan; karena dengan upah persundalannya sudah dikumpulkannya dan ia itu kembali akan menjadi upah persundalan.
Mikha 1:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Mikha 1:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 23:18 (IDN) »
Maka dalam bait Tuhan, Allahmu, tak boleh dibawa masuk akan upah orang sundal atau akan harga anjing yang dari pada nazar, karena keduanya sama kebencian kepada Tuhan adanya.

Hosea 2:12 (IDN) »
(2-11) Dan Aku akan membinasakan pokok anggurnya dan pokok aranya, akan halnya ia telah berkata demikian: Bahwa ia itulah upah persundalanku, yang telah diberikan kepadaku oleh segala kendakku; bahkan, Aku kelak menjadikan dia hutan dan segala margasatwa di padangpun akan makan habis dia.

Hosea 8:6 (IDN) »
Karena dari pada Israel juga asalnya; sungguhpun seorang tukang sudah memperbuat dia, maka tiada juga ia itu ilah adanya, melainkan lembu muda Samaria itu akan dipecah-pecahkan!
Mikha 1:7 — Ringkasan Arti dan Konteks
Inti ayat ini menegaskan bahwa Tuhan akan menghancurkan segala berhala, upah persundalan, dan patung-patung karena tindakan persundalan yang telah dilakukan. Makna utamanya adalah penghakiman Tuhan terhadap penyembahan berhala dan penyalahgunaan hubungan manusia dengan umat-Nya yang berujung pada kebinasaan rohani dan sosial.
Latar Belakang Kontekstual
Mikha adalah nabi yang hidup pada masa kekacauan sosial dan politik Israel dan Yehuda. Mikha menuding para pemuka dan sesama bangsanya karena korupsi, keserakahan, dan penyembahan berhala. Ayat ini muncul sebagai puncak dari janji penghakiman: karena umat telah mengumpulkan upah persundalan, Tuhan akan menghancurkan patung-patung dan semua simbol penyembahan sesat sebagai akibat dari perbuatan mereka.
Observasi Penafsiran
“Garis besar tema”
Kaitan dengan ayat lain
Beberapa rujukan yang relevan:
Beberapa keluasan tafsir dari tokoh-tokoh penafsir publik domain
Secara umum, para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa ayat ini menyoroti keadilan Allah yang tidak membiarkan praktik penyembahan palsu berlarut-larut. Mereka melihat tindakan Tuhan sebagai langkah pemurnian yang diperlukan untuk menata ulang kesetiaan umat kepada-Nya. (Kutipan singkat berikut bersifat umum dari karya-karya mereka yang sudah dipublikasikan di domain publik, tanpa menyalin teks lengkap):
Matthew Henry menekankan bahwa penghancuran patung-patung adalah bagian dari pembalasan Tuhan atas kehancuran spiritual umat-Nya; Allah membaila umat dengan tegas untuk menarik mereka kembali kepada-Nya.
Albert Barnes menekankan bahwa frasa upah persundalan mengandung unsur ekonomi yang memperlihatkan motif di balik penyembahan palsu; Tuhan menghapus semua sarana penyembahan palsu agar tidak lagi menipu umat.
Adam Clarke menambahkan bahwa tindakan hukum ilahi ini mengingatkan bahwa semua simbol yang dipakai untuk menipu hati manusia akan dihapus demi murninya ibadah kepada Tuhan.
Cross-references singkat dan relevansi
• Ayub 42:6 menunjukkan respons manusia di hadapan Tuhan yang menunjukkan penyesalan mendalam; pemurnian batin lebih diutamakan daripada bentuk ritual. Ini terkait dengan tema Mikha tentang kembali ke kesetiaan sejati kepada Tuhan.
• 2 Tawarikh 34:33 menggambarkan pembersihan masa pemerintahan Kerajaan Yehuda dari penyembahan berhala; menegaskan bahwa kembali kepada Tuhan melibatkan penghapusan simbol-simbol palsu.
• Habakuk 2:18-19 menuturkan kebinasaan terhadap patung-patung yang tidak bisa memberikan keselamatan, menegaskan gagasan bahwa Tuhan lebih tinggi dari semua berhala.
Takeaway praktis yang singkat
Ayat ini mengingatkan kita untuk menjaga kemurnian ibadah dari segala bentuk penyimpangan: tidak hanya menjauhi berhala fisik, tetapi juga mengawasi segala bentuk penyembahan yang bisa mengalihkan hati dari Tuhan. Ketika budaya atau tekanan sosial menantang ketulusan iman, kita dipanggil untuk kembali menata prioritas hidup pada Tuhan dan kejujuran di hadapan-Nya.