Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 1:12 Tafsiran ayat Alkitab
Mikha 1:12 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Wah, dengan cuma-cuma perempuan penduduk Marot menantikan yang baik, karena yang jahat itu telah turun dari pada Tuhan sampai kepada pintu gerbang Yeruzalem.
Mikha 1:12 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Mikha 1:12 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 14:19 (IDN) »
Sudahkah Engkau membuang Yehuda sama sekali? Adakah hati-Mu jemu akan Sion? Mengapa kami Kaupalu sehingga tiada boleh sembuh pula? Orang menantikan selamat, tetapi satupun tiada datang yang baik; orang menantikan ketika kesembuhan, tetapi hanya kekejutan jua yang datang.

Amos 3:6 (IDN) »
Jikalau ditiup nafiri di dalam negeri, masakan tiada gemetar orang isinya; bolehkah negeri kena celaka, jikalau tiada dengan kehendak Tuhan?

Mikha 1:9 (IDN) »
Wah, luka parahnya tiada terobatkan! Wah, Yehuda juga yang kena; maka datanglah ia sampai ke pintu gerbang umat-Ku, sampai ke Yeruzalem.
Gambaran Umum Mikha 1:12
Ayat dalam konteks pasal
Pelajaran inti rohani
Perbandingan dengan bagian lain
Beberapa bagian Alkitab menekankan konsekuensi komunitas atas dosa—misalnya di Yeremia dan Yehezkiel—di mana kota dan negeri menjadi tunduk pada kehendak Tuhan karena kebejatan. Demikian juga, 1 Korintus 5 menyingkap bagaimana dosa yang merajalela dalam komunitas bisa menggerakkan tindakan kolektif untuk menjaga kekudusan gereja. Dalam Mikha, konsekuensi sosial–kota Yeruzalem adalah contoh konkret bagaimana dosa merembet ke institusi publik.
Aplikasi praktis
Untuk pembaca modern, ayat ini mengajari pentingnya integritas pribadi yang konsisten dengan komitmen komunitas: menjauhi kejahatan yang merusak jalan hidup bersama, berpartisipasi dalam pemantapan nilai-nilai ilahi di lingkungan tempat tinggal, dan mendorong reformasi yang mengedepankan keadilan, belas kasihan, serta ketaatan kepada Allah. Ketika kota atau komunitas menolak kejahatan, pemulihan dapat dimulai dari tindakan individu yang saling menguatkan di tengah tantangan budaya.
Konteks silang
Beberapa rujukan silang yang relevan:
Penjelasan singkat mengenai hubungan silang: Yesaya, Yeremia, dan Maleakhi menekankan bahwa kota, ibadah, dan umat Tuhan tidak bisa terlepas dari kesetiaan hati kepada Tuhan; kematian budaya dosa memanggil pembaruan rohani.
Rangkuman
Ayat Mikha 1:12 menegaskan bahwa kejahatan yang merajalela di Yerusalem tidak hanya memberi dampak pada individu, tetapi menimpa wilayah dan pintu gerbang kota. Dalam konteks kitab Mikha, pesan ini adalah seruan terhadap pertobatan kolektif, pemurnian ibadah, dan pemulihan relasi dengan Allah. Suatu komunitas yang menoleh kepada jalan Tuhan dapat menemukan harapan meski berada di bawah penghakiman, karena Allah selalu memanggil umat-Nya kepada kesetiaan dan pembaruan rohani.