Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 7:1 Matius 7:2 Matius 7:3 Matius 7:4 Matius 7:5 Matius 7:6 Matius 7:7 Matius 7:8 Matius 7:9 Matius 7:10 Matius 7:11 Matius 7:12 Matius 7:13 Matius 7:14 Matius 7:15 Matius 7:16 Matius 7:17 Matius 7:18 Matius 7:19 Matius 7:20 Matius 7:21 Matius 7:22 Matius 7:23 Matius 7:24 Matius 7:25 Matius 7:26 Matius 7:27 Matius 7:28 Matius 7:29



Makna Langsung Matius 7:8 (IDN)
Tidak ada orang yang gagal bila ia terus meminta, mencari, dan mengetuk; karena Tuhan menjanjikan bahwa setiap orang yang meminta akan menerima, yang mencari akan mendapat, dan pintu akan dibuka bagi yang mengetuk.
Matius 7:8 berada dalam bagian pengajaran Yesus mengenai doa dan hidup yang benar di hadapan Allah. Ini mengikuti serangkaian peringatan tentang berhati-hati terhadap para nabi palsu, ukuran kehendak Allah, dan perumpamaan tentang rumah yang dibangun di atas batu. Ayat ini menekankan sifat Allah yang murah hati dan responsif terhadap permohonan umat-Nya ketika mereka datang dengan iman, ketekunan, dan kerendahan hati.
Inti tema
Hubungan dengan bagian lain
Catatan singkat dari para komentator terbaca demikian: Henry menekankan bahwa Allah tidak menahan kebaikan-Nya dari mereka yang sungguh berdoa dengan iman; Barnes menyoroti dorongan bagi pembaca agar tidak menyerah dalam doa; Clarke menegaskan bahwa Allah memberi sesuai dengan kebijaksanaan-Nya yang sempurna.
Takeaway praktis
Quotations from public-domain commentators: Beberapa pandangan merangkum penekanan Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke secara umum: “Allah tidak menahan kebaikan-Nya dari mereka yang berdoa dengan iman,” “doa yang berlarut-larut tetap menyatakan kepercayaan kepada Allah,” dan “jawaban Allah sering datang melalui kebijaksanaan yang lebih tinggi daripada kemauan manusia.”