Matius 21:39 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka mereka itu pun memegangkan dia serta mencampakkan ke luar dari dalam kebun anggur itu, lalu membunuh dia.

Ayat sebelumnya
« Matius 21:38
Ayat berikutnya
Matius 21:40 »

Matius 21:39 Tafsiran ayat Alkitab

Matius 21:39 — Mengusir mereka dan membunuhnya: makna dan konteksnya

Ayat ini menutup bagian parabel tentang pemilik kebun anggur dan para tukang kebun: para pekerja kebun yang menindas utusan-utusan pemilik dan akhirnya membunuh anak pemilik. Ayat ini menegaskan bahwa Penatalayan Tuhan yang tidak setia akan mengundang murka, karena Tuhan mengutus utusan-utusan-Nya untuk mengingatkan dan mengkomunikasikan kehendak-Nya. Pada akhirnya, pembunuhan anak pemilik menggambarkan bagaimana manusia menolak karya-Nya yang paling inti dan menantangnya dengan kekerasan. Ayat ini menantang pembaca untuk merenungkan bagaimana mereka merespon pesan Tuhan hari ini: apakah kita menolak petunjuk-Nya atau mengizinkan Dia memerintah hidup kita?

Konteks asli

Dalam perumpamaan yang disampaikan Yesus, seorang pemilik kebun anggur menugaskan pengawas-pengawas kebun untuk mengelola hasil anggur sementara dia pergi. Utusan-utusan yang diutus berulang kali dibawa kembali dengan perlakuan yang berbeda-beda, hingga akhirnya ia mengutus putranya, yang juga dibunuh. Ayat 39 secara tegas menampilkan puncak keengganan para penjaga kebun untuk menghormati wakil pemilik, lalu mereka membuangnya dari kebun dan membunuhnya. Ini menempatkan para penonton dalam posisi yang sama dengan para penjaga: menolak utusan Tuhan dan akhirnya menolak hulu cara-Nya untuk membawa umat-Nya menuju kebenaran.

Pesan utama

  • Penolakan terhadap wakil Tuhan mengundang konsekuensi serius. Ketika umat menolak para utusan Allah, mereka menolak Allah sendiri.
  • Hukum rencana keselamatan berjalin-berkas dengan respons manusia: keengganan untuk memberi hak, keadilan, dan penghormatan kepada pemberi mandat Allah.

Tema-tema Alkitabiah terkait

Beberapa tema yang tersirat meliputi keadilan Allah terhadap penolakan durhaka, tanggung jawab manusia untuk merespons panggilan-Nya, serta peringatan bahwa masa kesempatan itu bisa berakhir jika hati menutup diri terhadap pekerjaan Allah.

Cross-references yang relevan

1) Matius 21:33-41 — Parabel kebun anggur ini menekankan bagaimana pemimpin Israel menolak utusan-Nya, dan akhirnya menolak AnakNya. Kaitan: respons penolakan terhadap wakil Allah.

2) Matius 23:37-39 — Suara mengenai kota yang menolak para nabi dan akhirnya kehilangan perlindungan rohani; sejalan dengan tema penolakan terhadap wakil-Nya

3) Matius 26:14-16, 27:27-31 — Ketika kafarnaum menolak utusan, akhirnya tindakan pengkhianatan terhadap Anak Sang Pemilik; kaitannya ialah konsekuensi serius dari penolakan.

Rujukan silang singkat & penjelasan

• Pembalasan Allah terhadap kedurhakaannya terekam jelas di bagian hadis: penolakan utusan adalah penolakan Allah. • Penolakan terhadap panggilan-Nya bukan sekadar kekeliruan moral; itu adalah tindakan yang menempatkan diri di bawah penghakiman. • Allah tetap mengampuni bagi mereka yang bertobat; namun peringatan di sini menekankan akibat penolakan terus-menerus.

Refleksi devosional

Bayangkan diri Anda sebagai yang diundang untuk berpartisipasi dalam karya Tuhan. Bagaimana kita merespons pesan-Nya hari ini? Maukah kita membuka pintu hati pada karya-Nya, menerima utusan-Nya, dan mengizinkan Dia memerintah hidup kita? Doa singkat: ya Tuhan, tunjukkan bagian hidupku yang menolak atau menutup diri terhadap kehendak-Mu, agar aku hidup dalam ketaatan yang mengundang berkat-Mu.

Cuplikan pendapat para komentator terdahulu

Adam Clarke menekankan bahwa pembunuhan terhadap wakil Tuhan adalah unsur penting penolakan terhadap rencana keselamatan-Nya. “They would not endure any of God’s messengers, and they killed the heir,” demikian penekanannya. Muatan ini menyingkapkan kedalaman penolakan manusia terhadap tujuan ilahi. (catatan umum Clarke)

Albert Barnes menegaskan bahwa perumpamaan ini tidak sekadar cerita, tetapi gambaran jelas tentang bagaimana umat menolak Allah melalui penolakan terhadap utusan- Nya. “They cast him out of the vineyard, and slew him.” adalah gambaran nyata tentang konsekuensi penolakan tersebut.

Matthew Henry menyoroti bahwa tindakan membunuh anak pemilik adalah kilasan cepat menuju penghakiman Tuhan terhadap penolakan pengelolaan-Nya.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Matius 21:39 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kisah Para Rasul 2:23 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 2:23 (IDN) »
maka Dialah, yang diserahkan menurut niat azali dan pengetahuan Allah, telah kamu salibkan, dan kamu bunuh dengan tangan orang kafir.

Matius 26:50 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Matius 26:50 (IDN) »
Maka kata Yesus kepadanya, "Hai Sahabat, lakukanlah maksud engkau datang ini." Kemudian mereka itu pun menghampiri Dia sambil mendatangkan tangan ke atas-Nya, lalu menangkap Dia.

Matius 26:57 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Matius 26:57 (IDN) »
Adapun orang yang telah menangkap Yesus itu, membawa Dia kepada Kayafas, Imam Besar, yaitu di tempat sedia berhimpun segala ahli Taurat dan orang tua-tua kaum itu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab