Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 20:1 Matius 20:2 Matius 20:3 Matius 20:4 Matius 20:5 Matius 20:6 Matius 20:7 Matius 20:8 Matius 20:9 Matius 20:10 Matius 20:11 Matius 20:12 Matius 20:13 Matius 20:14 Matius 20:15 Matius 20:16 Matius 20:17 Matius 20:18 Matius 20:19 Matius 20:20 Matius 20:21 Matius 20:22 Matius 20:23 Matius 20:24 Matius 20:25 Matius 20:26 Matius 20:27 Matius 20:28 Matius 20:29 Matius 20:30 Matius 20:31 Matius 20:32 Matius 20:33 Matius 20:34



Makna Langsung Matius 20:30
Pada ayat ini, dua orang buta yang duduk di tepi jalan membuat permohonan singkat namun penuh keyakinan: mereka memanggil Yesus dengan pengakuan mesias, “Ya Tuhan, ya Anak Daud,” dan memohon belas kasihan-Nya. Inti pesannya adalah iman sederhana yang berakar pada pengakuan identitas Kristus dan kebutuhan manusia yang tidak mampu dipenuhi oleh kekuatan dunia.
Latar Konteks Singkat
Kisah ini terjadi menjelang penyelesaian perjalanan-Nya ke Yerusalem, ketika banyak orang mengikuti Yesus dan berbagai kebutuhan murid serta orang banyak berduyun-duyun. Suara dua buta itu menembus keramaian dengan tekad dan keyakinan bahwa Yesus dapat mengubah keadaan mereka.
Interpretasi dan Observasi
Garis Besar Tema
Rujukan Perikop yang Relevan
- Markus 10:46-52; menyoroti umat yang memohon belas kasihan Tuhan meskipun berada dalam keadaan lemah, dan bagaimana respons Allah bekerja melalui iman.
- Markus 11:24; menguatkan prinsip doa dengan keyakinan bahwa apa pun yang diminta sesuai kehendak Allah akan diperkenankan.
- Filipi 4:6-7; dorongan untuk membawa kekhawatiran kepada Allah melalui doa sambil bersyukur, menerima damai sejahtera-Nya.
Penjelasan singkat: Ketiga rujukan menekankan bahwa doa yang lahir dari iman yang teguh dan pengakuan identitas Kristus diperdamaikan oleh kasih Allah, dan respons Ilahi sering kali melampaui ekspektasi manusia dalam cara yang memuliakan Tuhan.
Petunjuk Praktis yang Terbatas
Komento Singkat dari Penafsir Perbendaharaan Umum
Para penafsir klasik menekankan bahwa iman dua buta ini menunjukkan bahwa kedekatan dengan Kristus lebih penting daripada posisi sosial. Mereka tidak mempedulikan keramaian; mereka terfokus pada hadirat-Nya dan belas kasihan-Nya. Dalam karya Adam Clarke dan Albert Barnes, ditemui penekanan bahwa Yesus menanggapi iman yang sederhana dengan pemulihan yang nyata, menunjukkan bahwa anugerah Allah sering bekerja melalui doa yang berani dan bergantung sepenuhnya kepada-Nya. Matthew Henry menambahkan bahwa tindakan mereka adalah contoh doa yang tidak menunggu keadaan menjadi sempurna, melainkan mengambil inisiatif percaya kepada Tuhan yang berkuasa.
Kutipan Singkat (perorangan sumber publik domain)
“They cried unto him, and Jesus heard them.” (adalah bentuk ringkas yang sering diangkat para komentator untuk menggambarkan respons Tuhan terhadap iman manusia; kutipan ini secara umum menggambarkan pola jawaban-Nya melalui karya para penafsir lama.)