Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Imamat 26:1 Imamat 26:2 Imamat 26:3 Imamat 26:4 Imamat 26:5 Imamat 26:6 Imamat 26:7 Imamat 26:8 Imamat 26:9 Imamat 26:10 Imamat 26:11 Imamat 26:12 Imamat 26:13 Imamat 26:14 Imamat 26:15 Imamat 26:16 Imamat 26:17 Imamat 26:18 Imamat 26:19 Imamat 26:20 Imamat 26:21 Imamat 26:22 Imamat 26:23 Imamat 26:24 Imamat 26:25 Imamat 26:26 Imamat 26:27 Imamat 26:28 Imamat 26:29 Imamat 26:30 Imamat 26:31 Imamat 26:32 Imamat 26:33 Imamat 26:34 Imamat 26:35 Imamat 26:36 Imamat 26:37 Imamat 26:38 Imamat 26:39 Imamat 26:40 Imamat 26:41 Imamat 26:42 Imamat 26:43 Imamat 26:44 Imamat 26:45 Imamat 26:46



Imamat 26:10 (IDN)
Konteks segera pasal ini adalah Allah menegaskan berkat bagi ketaatan umat-Nya serta ancaman hukuman bagi pelanggaran. Ayat ini muncul setelah daftar peraturan damai dan syarat pemeliharaan hari suci, lalu Allah menjanjikan masa depan yang teratur dan aman bagi bangsa Israel. Di tengah janji-janji pemeliharaan, ayat 10 menyoroti cara umat menata perbekalan dan masa depan mereka ketika keadaan berubah karena hukum makan dan penyimpanan menurut perintah-Nya.
Apa yang diajarkan ayat ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Allah mengatur kehidupan umat-Nya hingga ke aspek praktis seperti penyimpanan makanan. Pengaturan ini mencerminkan kehadiran Allah dalam setiap detail hidup mereka: Allah bukan hanya pemberi berkat umum, tetapi juga Pemelihara yang peduli akan kebutuhan nyata. Ketika hukum-Nya dipatuhi, umat diperingatkan bahwa mereka akan melihat kelengkapan rencana-Nya terwujud, bahkan dalam cara mereka menggunakan hasil panen dan persediaan makanan mereka.
Interpretasi kata/kiasan penting
Rujukan silang yang relevan
Beberapa bagian lain menyoroti tema serupa tentang pemeliharaan Tuhan dan disiplin-Nya dalam praktik harian:
Pengajaran dari para penafsir terdahulu (renungan singkat)
Para penafsir terdahulu menekankan bahwa ayat ini menegaskan ketelitian Allah terhadap kebutuhan sehari-hari umat-Nya. Mereka menyoroti bahwa pemulihan dan kontinuitas hidup berkelanjutan terjadi karena Allah setia pada janji-Nya, asalkan umat tinggal taat. Ringkasan pandangan para komentator mencakup orientasi praktis hidup sesuai perintah Allah sehingga harta dan pekerjaan tidak menjadi sumber kecemasan melainkan sarana berkat.
Inti pelajaran bagi kehidupan kita sekarang
Ayat ini mengajak kita melihat bagaimana Tuhan peduli pada detail kehidupan kita: bagaimana kita mengelola makanan, persediaan, dan masa depan ketika keadaan berubah. Ketaatan kepada Allah menuntun kita untuk bersikap bijaksana dalam penggunaan sumber daya, percaya pada pemeliharaan-Nya, dan menantikan pemulihan—bahkan saat hari-hari terasa tidak terduga. Dalam praktiknya, kita diajak:
Penutup: Allah menyertai umat-Nya dalam setiap perubahan hidup. Ketahuilah bahwa kelimpahan yang diraih di masa lalu tidak menggantikan kehadiran-Nya pada masa kini; ketaatan tetap menjadi kunci untuk menikmati perlindungan dan pemeliharaan-Nya.