Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Imamat 20:1 Imamat 20:2 Imamat 20:3 Imamat 20:4 Imamat 20:5 Imamat 20:6 Imamat 20:7 Imamat 20:8 Imamat 20:9 Imamat 20:10 Imamat 20:11 Imamat 20:12 Imamat 20:13 Imamat 20:14 Imamat 20:15 Imamat 20:16 Imamat 20:17 Imamat 20:18 Imamat 20:19 Imamat 20:20 Imamat 20:21 Imamat 20:22 Imamat 20:23 Imamat 20:24 Imamat 20:25 Imamat 20:26 Imamat 20:27



Imamat 20:17 (IDN) — Konteks dan Makna
Ayat ini berada dalam hukum kemurnian keluarga dan sanksi keras terhadap tabiat yang merusak garis keturunan. Imamat 20:17 menegaskan bahwa jika seorang laki-laki berhubungan dengan saudara perempuan isterinya—termasuk anak dari ayah atau ibu saudara itu—maka perbuatan itu dinilai sebagai tindakan sumbang yang harus ditumpas di hadapan seluruh umat Israel. Tujuan hukum ini bukan sekadar hukuman, melainkan menjaga kemurnian garis keturunan dan menjaga batas-batas hubungan keluarga dari penyalahgunaan.
Makna sentral
Inti ayat ini adalah teguran tegas terhadap pelanggaran serius terhadap batasan keluarga dan perzinahan yang melibatkan hubungan sedarah atau kerabat dekat yang menodai kehormatan keluarga. Hukuman tumpas menunjukkan betapa seriusnya dosa ini bagi komunitas Israel, karena melanggar tatanan sosial dan keturunan yang menjadi bagian dari janji masa depan bangsa.
Dua hingga tiga tema utama
Referensi silang yang relevan
Perenungan praktis
Ayat ini menantang pembaca untuk menghargai martabat batas-batas hubungan keluarga dan menjaga pola hubungan yang sehat dalam komunitas. Dalam konteks modern, kita diajak bertanya bagaimana kita menjaga integritas diri, keluarga, dan komunitas dari tindakan yang merusak harkat manusia. Kesetiaan terhadap perintah Allah terhadap kemurnian kehormatan keluarga tetap relevan sebagai prinsip etika sosial.
Gulir pemikiran para komentator (ringkas)
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa hukum ini menegakkan keutuhan keluarga dan pencegahan penyalahgunaan hubungan, serta menilai bahwa tindakan tersebut membawa bencana bagi komunitas. Mereka menekankan bahwa sanksi berat mencerminkan betapa seriusnya dosa yang melibatkan kesucian garis keturunan. Beberapa catatan historis menunjukkan bahwa peringatan semacam ini berfungsi sebagai penitensi bagi komunitas agar tetap berpegang pada kehormatan keluarga dan tata nilai suci yang Allah tetapkan.
Kesimpulan singkat
Imamat 20:17 menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap batas-batas hubungan keluarga—termasuk hubungan dengan saudara perempuan dalam konteks pasangan—dipandang sangat serius dan akan mendapatkan sanksi berat. Ayat ini mengingatkan kita akan pentingnya kemurnian keluarga dan tanggung jawab komunitas untuk menjaga kehormatan garis keturunan berdasarkan hikmat Allah.