Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Hakim-hakim 1 Hakim-hakim 2 Hakim-hakim 3 Hakim-hakim 4 Hakim-hakim 5 Hakim-hakim 6 Hakim-hakim 7 Hakim-hakim 8 Hakim-hakim 9 Hakim-hakim 10 Hakim-hakim 11 Hakim-hakim 12 Hakim-hakim 13 Hakim-hakim 14 Hakim-hakim 15 Hakim-hakim 16 Hakim-hakim 17 Hakim-hakim 18 Hakim-hakim 19 Hakim-hakim 20 Hakim-hakim 21Verse
Hakim-hakim 2:1 Hakim-hakim 2:2 Hakim-hakim 2:3 Hakim-hakim 2:4 Hakim-hakim 2:5 Hakim-hakim 2:6 Hakim-hakim 2:7 Hakim-hakim 2:8 Hakim-hakim 2:9 Hakim-hakim 2:10 Hakim-hakim 2:11 Hakim-hakim 2:12 Hakim-hakim 2:13 Hakim-hakim 2:14 Hakim-hakim 2:15 Hakim-hakim 2:16 Hakim-hakim 2:17 Hakim-hakim 2:18 Hakim-hakim 2:19 Hakim-hakim 2:20 Hakim-hakim 2:21 Hakim-hakim 2:22 Hakim-hakim 2:23



Hakim-hakim 2:12 (IDN)
Dan ditinggalkannya akan Tuhan, Allah nenek moyangnya, yang telah menghantar akan mereka itu keluar dari negeri Mesir, dan diikutnya akan dewa-dewa, yaitu berhala segala bangsa yang duduk kelilingnya dan mereka itu menyembah sujud kepadanya serta menerbitkan murka Tuhan.
Setting segera
Naskah ini berada pada era setelah yudikasi Samuel, ketika umat Israel kehilangan komitmen kepada Tuhan dan menyerap budaya sekitar. Mereka tidak lagi berpegang pada Allah yang telah membebaskan mereka dari perbudakan Mesir, melainkan mengikuti dewa-dewa bangsa lain yang duduk keliling mereka. Tindakan meninggalkan Tuhan inilah yang memicu murka-Nya, dan menandai perubahan pola dalam sejarah rohani bangsa itu.
Apa yang diungkapkan teks tentang Allah dan iman
Inti ayat ini menunjukkan kesetiaan manusia kepada Allah dan bahaya pengkhianatan. Ketika umat menoleh kepada dewa-dewa asing, mereka menolak pemeliharaan dan kasih setia Allah atas mereka. Allah tetap setia sebagai pembawa perjanjian, tetapi murka-Nya menyingkap bahwa pilihan umat membawa konsekuensi serius. Dalam pandangan teologis publik-domain, pola ini mengingatkan umat bahwa kesetiaan kepada Tuhan adalah inti dari identitas bangsa-Nya.
Kata-kata kunci dan gambaran penting
Cross-references (hubungan singkat)
(menekan pentingnya kesetiaan kepada Tuhan).
Penjelasan singkat: Ayat-ayat silang ini menegaskan bahwa kelestarian bangsa tergantung pada fokus iman kepada Tuhan; penyimpangan membawa murka, sementara pertobatan memulihkan jalan perjanjian.
Aplikasi praktis untuk masa kini
Rangkuman renungan
Ayat ini menegaskan bahwa kesetiaan Israel kepada Tuhan adalah inti identitas nasional mereka. Ketika mereka meninggalkan Allah dan mengikuti dewa-dewa sekelilingnya, mereka menantang kasih setia-Nya dan menghadapi murka-Nya. Dalam konteks kita, itu menjadi pelajaran tentang kepekaan terhadap penyebab-penyebab kejatuhan iman: kompromi kecil, pengaruh budaya, dan prioritas hidup yang menempatkan hal-hal lain di atas Tuhan. Tahap pemulihan selalu dimulai dengan pengakuan kesalahan, kembali kepada jalan perjanjian, dan komitmen untuk hidup dalam ketaatan dan penyembahan kepada Tuhan yang satu.
Catatan redaksi (sumber editorial publik-domain): Beberapa pandangan sejalan dengan komentar klasik tentang ketaatan dan pengkhianatan iman, seperti yang dipaparkan dalam karya-karya Alkitab kuno yang menekankan pentingnya loyalitas kepada Allah. Perhatikan bagaimana ajaran-ajaran tersebut menyoroti hubungan antara perjanjian Tuhan dan perilaku umat.