Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Hakim-hakim 1 Hakim-hakim 2 Hakim-hakim 3 Hakim-hakim 4 Hakim-hakim 5 Hakim-hakim 6 Hakim-hakim 7 Hakim-hakim 8 Hakim-hakim 9 Hakim-hakim 10 Hakim-hakim 11 Hakim-hakim 12 Hakim-hakim 13 Hakim-hakim 14 Hakim-hakim 15 Hakim-hakim 16 Hakim-hakim 17 Hakim-hakim 18 Hakim-hakim 19 Hakim-hakim 20 Hakim-hakim 21Verse
Hakim-hakim 15:1 Hakim-hakim 15:2 Hakim-hakim 15:3 Hakim-hakim 15:4 Hakim-hakim 15:5 Hakim-hakim 15:6 Hakim-hakim 15:7 Hakim-hakim 15:8 Hakim-hakim 15:9 Hakim-hakim 15:10 Hakim-hakim 15:11 Hakim-hakim 15:12 Hakim-hakim 15:13 Hakim-hakim 15:14 Hakim-hakim 15:15 Hakim-hakim 15:16 Hakim-hakim 15:17 Hakim-hakim 15:18 Hakim-hakim 15:19 Hakim-hakim 15:20



Makna langsung
Ayat ini menggambarkan momen ketika Simson menjemput bala bantuan orang Yehuda untuk menghadapi orang Filistin. Ketika tiga ribu orang Yehuda turun ke gua di bukit Etam, mereka menegaskan kekecewaan dan keterguncungan terhadap tindakan Simson, lalu Simson menjawab bahwa ia akan bertindak sama seperti mereka berbuat terhadapnya. Secara inti, teks ini menyoroti konflik antara pemimpin yang berstatus renegate dengan kekuatan penindas asing dan dinamika balas dendam pribadi yang memengaruhi langkah-langkah perang.
Latar konteks singkat
Pada masa Hakim-hakim, bangsa Israel sering menghadapi tekanan dari bangsa Filistin. Simson, seorang nazar hingga tugas leluhur, berada dalam jagat konflik pribadi–kolektif: ia menentang penindasan Filistin namun juga memancarkan jiwa kepemimpinan yang keras dan labil. Pada bagian ini, keluarnya tiga ribu Yehuda menunjukkan respons komunitas terhadap tindakan Simson, yang dipandang sebagai ancaman sekaligus alat pembebasan yang tak bisa diprediksi.
Observasi interpretatif
Observasi tematik (ringkas)
Rujukan silang yang relevan
Renungan praktis singkat
Ketika kita menghadapi tekanan atau gangguan dari luar maupun konflik internal, kita dipanggil untuk menimbang tindakan dengan hikmat: biar menghadapi ancaman, kita tetap mengandalkan Tuhan, menghindari pembalasan tulus yang melampaui kebutuhan, dan menjaga sikap berkat bagi komunitas, bukan sekadar kemenangan pribadi.
Catatan editorial singkat
Garis besar pemahaman di atas menggabungkan perspektif para komentator bebasis publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, tanpa mengutip teks panjang mereka. Inti pesan: Allah tetap berdaulat dalam sejarah umat-Nya, meski manusia berperilaku dengan cara yang kompleks dan kadang penuh ambisi. Dalam teks ini, fokusnya ada pada dinamika antara pembalasan pribadi Simson dan reaksi komunitas Yehuda terhadap ancaman Filistin, serta bagaimana hal itu membentuk jalannya kisah keselamatan di tengah kegelapan pertempuran.