Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Hakim-hakim 1 Hakim-hakim 2 Hakim-hakim 3 Hakim-hakim 4 Hakim-hakim 5 Hakim-hakim 6 Hakim-hakim 7 Hakim-hakim 8 Hakim-hakim 9 Hakim-hakim 10 Hakim-hakim 11 Hakim-hakim 12 Hakim-hakim 13 Hakim-hakim 14 Hakim-hakim 15 Hakim-hakim 16 Hakim-hakim 17 Hakim-hakim 18 Hakim-hakim 19 Hakim-hakim 20 Hakim-hakim 21Verse
Hakim-hakim 1:1 Hakim-hakim 1:2 Hakim-hakim 1:3 Hakim-hakim 1:4 Hakim-hakim 1:5 Hakim-hakim 1:6 Hakim-hakim 1:7 Hakim-hakim 1:8 Hakim-hakim 1:9 Hakim-hakim 1:10 Hakim-hakim 1:11 Hakim-hakim 1:12 Hakim-hakim 1:13 Hakim-hakim 1:14 Hakim-hakim 1:15 Hakim-hakim 1:16 Hakim-hakim 1:17 Hakim-hakim 1:18 Hakim-hakim 1:19 Hakim-hakim 1:20 Hakim-hakim 1:21 Hakim-hakim 1:22 Hakim-hakim 1:23 Hakim-hakim 1:24 Hakim-hakim 1:25 Hakim-hakim 1:26 Hakim-hakim 1:27 Hakim-hakim 1:28 Hakim-hakim 1:29 Hakim-hakim 1:30 Hakim-hakim 1:31 Hakim-hakim 1:32 Hakim-hakim 1:33 Hakim-hakim 1:34 Hakim-hakim 1:35 Hakim-hakim 1:36



Hakim-hakim 1:23 (IDN) - Ringkasannya bagi pembaca modern
Ayat ini mengisahkan bagaimana bani Yusuf menaruh pengintai di dekat Bait-el (Luz) untuk memetakan wilayah dan kesiapan penaklukan. Langkah ini menunjukkan pola umum dalam penaklukan tanah perjanjian: inteleksi, persiapan militer, dan perlunya menandai kota-kota penting sebagai bagian dari pembebasan umat.
Pembacaan terhadap ayat dalam konteks pasal
Pada pasal 1 Hakim-hakim, bangsa Israel memasuki tanah yang dijanjikan setelah kematian Yosua. Bagian ini menyoroti upaya suku-suku untuk mengambil alih kota-kota penting secara bertahap. Pengintai yang ditempatkan di dekat Bait-el menandai langkah penataan wilayah dan strategi bagi suku Yusuf untuk melanjutkan proses penaklukan tanpa tergesa-gesa.
Pelajaran rohani utama
Ayat ini mengingatkan kita pada pentingnya perencanaan yang bijaksana dalam pekerjaan Tuhan. Allah sering memakai manusia untuk menyiapkan jalan bagi tindakan-Nya, tetapi kita juga dipanggil untuk bertanggung jawab terhadap pengamatan, persiapan, dan kehati-hatian. Ketelitian dalam mengamati situasi di hadapan kita mencerminkan iman yang aktif, bukan pasif.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Penerapan praktis bagi pembaca
Ketika menghadapi tugas besar, kita bisa meniru prinsip pengintaian dengan etika: mengumpulkan informasi secara jujur, menganalisis kekuatan dan kelemahan, serta menempatkan langkah-langkah yang strategis. Namun, pola ini tetap dalam kerangka ketaatan kepada Allah; rencana kita harus memuliakan-Nya dan mengikuti pimpinan-Nya. Dalam konteks gereja dan pelayanan, hal ini bisa berarti merencanakan program dengan integritas, melibatkan doa, dan mencari hikmat rohani melalui komunitas iman.
Cross-references dan penjelasan singkat
Ringkasan
Ayat 1:23 menggambarkan bagian kecil dari strategi penaklukan yang melibatkan penempatan pengintai sebagai bagian dari persiapan umat Israel. Nilainya terletak pada ketaatan-planning yang didorong oleh hikmat ilahi, serta kesadaran bahwa setiap langkah perlu ditempatkan dalam konteks kehendak Tuhan. Melalui contoh ini, pembaca diajak melihat bagaimana tindakan praktis dan spiritual saling melengkapi dalam perjalanan iman.
Quotations from classical commentators:
Matthew Henry: “...mengajar kita bahwa perencanaan manusia perlu dibimbing oleh hikmat ilahi” (parafras). Albert Barnes dan Adam Clarke: rujukan umum tentang pentingnya strategi yang dipdampingi doa dan penyerahan kepada kehendak Allah.