Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yudas 1



Target: Yudas 1:9 (IDN)
Dalam konteks surat Yudas, ayat ini menampilkan perdebatan singkat antara Mikhail (yakni Mikail sang penghulu malaikat) dan Iblis tentang hal mayat Musa. Yudas menyinggung kejadian ini untuk menunjukkan bagaimana bahkan makhluk surgawi tetap tunduk pada kehormatan Allah dan tidak menilai lebih rendah hak-Nya untuk menghakimi. Kisah ini tidak memberi rincian rinci, tetapi menegaskan sikap hormat Mikail dan ketidakberanian Iblis untuk mencerca di hadapan Allah, melainkan berperkara dengan bahasa yang sopan namun tegas.
Ayat ini menekankan dua hal utama: pertama, hak Allah dalam peradilan atas mayat Musa tetap kudus; kedua, kita melihat teladan hormat Mikail kepada otoritas ilahi, tidak mengecilkan kuasa Tuhan meski mempertahankan kebenaran sendiri terhadap Iblis.
Gagasan utama dan tema-tema kunci
Cross-reference relevan
Pemantapan praktis
Pelajaran utama bagi iman kita adalah menjaga keseimbangan antara menegakkan kebenaran dan menghormati otoritas Tuhan. Dalam konflik rohani maupun hubungan antarsesama, kita dipanggil untuk berbicara dengan sikap hormat kepada Tuhan, menghindari cercaan atau penilaian sepihak, serta menyerahkan setiap urusan kepada-Nya.
Penutup ringkas
Yudas 1:9 menampilkan contoh singkat namun kuat bagaimana Mikail menanggapi debu sengketa dengan Iblis—mengutamakan hormat kepada Tuhan sambil mempertahankan kebenaran. Ayat ini mengarahkan kita untuk menempatkan kedaulatan Allah di atas sengketa manusia, bahkan ketika situasi melibatkan kekuatan roh-roh jahat.
Catatan pewaktu: Kutipan eksplisit dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak terpaksa digunakan di sini; jika diperlukan, potongan pendek dapat ditambahkan dengan pernyataan bahwa kutipan tersebut relevan, tanpa menyajikan teks lengkap di luar konteks.