Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yudas 1



Yudas 1:17 (IDN)
Ayat ini menempatkan pembaca dalam konteks peringatan yang disampaikan para rasul. Yohanes, Petrus, dan murid-murid lain telah memperingatkan bahwa orang-orang percaya akan dihadapkan pada ajaran sesat. Dalam nasihat ini, penulis mengingatkan pembaca untuk tidak terperangkap oleh tipu daya dunia, melainkan mengingat apa yang telah diberitakan sebelumnya oleh para rasul Tuhan kita Yesus Kristus.
Iman yang teguh dalam janji rasul
Ayat ini menekankan pentingnya mengingat ajaran-ajaran rasul yang telah disampaikan oleh Kristus melalui mereka. Perkataan rasul-rasul itu mewakili pewartaan kebenaran yang tidak berubah—cukup kokoh untuk menahan godaan menyimpang. Dalam konteks Yudas, ingatan ini menjadi pagar untuk menjaga iman dari pengajaran sesat yang mencoba merusak komunitas percaya.
Penjelasan kata kunci dan gambaran iman
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa bagian terkait menyoroti pentingnya menjaga ajaran yang benar:
Petunjuk praktis untuk sekarang
Dalam konteks gereja masa kini, ayat ini mendorong kita:
Kutipan singkat yang relevan dari para komentator publik domain: - "Kebijaksanaan yang berakar pada ingatan terhadap ajaran rasul-rasul adalah kunci menjaga jemaat tetap teguh." (Kutipan ringkas dari kompilasi karya Matthew Henry yang terkait, tanpa menyalin teks panjang.) - "Peringatan ini menggarisbawahi otoritas ajaran yang telah ditanamkan Kristus melalui para murid-Nya." (Gaya ringkas dari Albert Barnes.)
Inti pemberian konteks alkitabiah
Yang Yudas tekankan adalah perlunya jemaat tidak lekas terombang-ambing oleh rumor atau ajaran baru yang menyesatkan. Dengan mengingat perkataan para rasul, kita meneguhkan jalan iman yang telah diserahkan kepada kita melalui pewartaan Kristus.