Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yudas 1



Setting ayat 15: Yudas 1:15 (IDN)
Ayat ini berada dalam bagian penutup surat Yudas yang menekankan kedudukan Allah sebagai Hakim yang adil terhadap semua orang fasik dan perbuatan mereka. Yudas mengingatkan pembaca bahwa Tuhan akan memutuskan hukum-Nya atas orang-orang yang menolak injil dan menimbulkan kekerasan. Ayat ini menegaskan bahwa pembalasan ilahi tidak kosong, melainkan penuh dengan kebenaran dan keadilannya.
Apa yang diungkap ayat ini tentang Allah atau iman
Ayat ini menegaskan atribut keadilan dan kekuasaan Allah: Dia akan memutuskan hukum-Nya atas semua orang fasik. Implikasinya adalah iman benar menaruh harap pada Allah yang tidak membiarkan kejahatan berlalu begitu saja, melainkan mengakhiri semua penindasan dan meratakan segala tindakan yang bertentangan dengan Allah. Iman Kristen tidak mengandalkan kekuatan manusia, melainkan kepercayaan bahwa Allah akan menilai dengan tepat sesuai dengan kekuatan kehendak-Nya yang kudus.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Rujukan terkait dan maknanya
Beberapa ayat sejenis yang membantu memantapkan tema keadilan ilahi:
Penayang keadilan Allah di ayat ini menjaga keseimbangan: iman tidak menoleransi kejahatan, tetapi juga mengajak kita bersandar pada Allah yang benar-benar berdaulat atas sejarah manusia.
Praktik kekinian
Ada dua arah relevansi bagi hidup iman hari ini:
Ringkasan gabungan (integrasi dari tokoh teolog publik domain)
Ringkasnya, ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah Hakim yang adil, akan memutuskan hukum-Nya atas semua orang fasik dan perbuatan mereka. Penekanan pada kekuasaan-Nya mengingatkan kita agar hidup berlandaskan iman yang bertanggung jawab, menolak kekerasan, dan menyerahkan pembalasan kepada Allah yang akan membenahi segala ketidakadilan pada waktu-Nya. Dalam pandangan para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, inti pesan adalah teguran terhadap kejahatan sambil menumbuhkan pengharapan pada keadilan ilahi yang tepat dan penuh belas kasihan bagi yang bertobat.
Quotations dari komentator publik domain (jika ada):
“The Lord is king; he will judge the world with righteousness.” (kutipan umum sejalan dengan nuansa Henry/Barnes/Clarke dalam penggambaran keadilan Allah).