Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.
1 Timotius 6:12 (IDN) »
Berusahalah dengan bersungguh-sungguh di dalam peperangan iman, mencapai hidup yang kekal, yang engkau telah dipanggil itu, sedang sudah engkau ikrarkan ikrar yang baik di hadapan banyak saksi.
Filipi 1:27 (IDN) »
Hanya biarlah kehidupanmu di dalam sidang jemaat berpadan dengan Injil Kristus, supaya baik aku datang melihat kamu, baik berjauhan, boleh aku mendengar hal kamu, bahwa kamu berdiri tetap di dalam satu roh, dengan sehati bersungguh-sungguh berlomba karena iman Injil itu;
1 Timotius 1:18 (IDN) »
Inilah pesan yang aku pertaruhkan kepadamu, hai anakku Timotius, menurut seperti segala nubuat dari halmu yang dahulu itu, supaya dengan nubuat itu engkau berlawan dengan sungguh-sungguh,
Ya, berjuanglah untuk mempertahankan iman yang telah dianugerahkan
Inti makna ayat (Yudas 1:3, versi IDN): Yohanes Yudas menasihati orang-orang percaya untuk bersungguh-sungguh berpegang pada iman yang telah diberikan kepada orang-orang kudus. Ia menekankan bahwa iman tersebut adalah hadiah dan pokok keselamatan yang perlu dipertahankan dengan sungguh-sungguh di tengah tantangan dan ancaman ajaran sesat.
Latar belakang konteks: Surat Yudas ditulis kepada komunitas Kristen pertama yang menghadapi pengajaran sesat dan penyimpangan etik. Yudas menamai bahaya-bahaya ini dan menekankan perlunya watak iman yang teguh. Ayat ini menandai tujuan koheren surat: membangkitkan kesetiaan kepada Kristus dan mempertahankan iman para pengikut-Nya, bukan menyerahkan kebenaran karena tekanan budaya atau pribadi.
Pengamatan interpretatif kunci:
Gagasan tematik singkat:
Rujukan silang yang relevan:
Penafsiran praktis: Kuatkan pengajaran pribadi dan kelompok melalui studi Alkitab, doa, dan hidup yang mencerminkan iman yang telah diberikan. Waspadai pengajaran yang mereduksi kebenaran atau merendahkan standar hidup yang setia kepada Kristus. Jadikan iman itu sebagai kompas dalam pilihan sehari-hari, bukan sekadar ide teoretis.
Ringkasan penutup: Ayat ini menegaskan bahwa iman yang kita anut bukan ciptaan kita, melainkan anugerah yang harus dijaga dengan kesetiaan dan kebijaksanaan. Dalam komunitas percaya, kita dipanggil untuk sama-sama mempertahankan iman yang telah “dikauji” dan diaminkan bagi segala orang suci.
Catatan kutipan langsung para komentator publik domain (jika ada): Tidak ada kutipan langsung panjang yang diperlukan untuk bagian ini; ringkasan mengandung wawasan dari tradisi komentar umum tanpa menyalin teks lepas dari karya Henry, Barnes, Clarke secara verbatim. Namun, nuansa mereka yang menekankan kewaspadaan terhadap ajaran sesat, serta pentingnya iman yang hidup dan benar, terasa dalam arah pembacaan ini.