Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 14:9 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 14:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka pada hari itu juga berjanjilah Musa kepadaku dengan sumpah setia, katanya: Bahwa tak akan jangan tanah yang telah dijejak oleh kakimu, itu menjadi milikmu pusaka dan milik anakmupun sampai selama-lamanya, sebab engkau telah tetap dalam menurut Tuhan, Allahku.
Yosua 14:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 14:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 1:36 (IDN) »
kecuali Kaleb bin Yefuna, ialah akan melihatnya dan kepadanya juga Aku akan mengaruniakan tanah yang telah dijejakinya, dan kepada anak-anaknyapun, sebab ia telah tetap dalam menurut Tuhan.

Yosua 1:3 (IDN) »
Segala tempat kejejakan tapak kakimu itu sudah Kukaruniakan kepada kamu, setuju dengan firman-Ku, yang kepada Musa:

Bilangan 14:22 (IDN) »
Karena adapun segala orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan segala tanda yang telah Kuadakan di Mesir dan di padang belantara, maka yang sekarang sudah mencobai Aku sampai sepuluh kali dan yang tiada mau mendengar akan suara-Ku,
Makna intinya (Ringkasan Ayat)
Yosua 14:9 menegaskan janji tanah perjanjian yang diikrarkan Musa kepada Kaleb: karena Kaleb tetap setia mengikuti Tuhan, tanah yang telah diinjaknya akan menjadi milik keluarganya sepanjang masa.
Latar konteks singkat
Ayat ini berada pada konteks pembagian tanah kepada suku-suku Israel setelah pembebasan dari Mesir. Kaleb, salah satu pengintai yang setia, menuntut bagian tanah yang dijanjikan Tuhan lewat Musa, khususnya di daerah Hebron. Janji ini menegaskan balasan atas kesetiaan pribadi Kaleb dan pernyataan bahwa area tersebut akan menjadi haknya dan keturunannya karena ketetapannya menaati Tuhan.
Observasi teologis dan tafsiran singkat
Gagasan tematik
Cross-references (hubungan dengan bagian lain)
- Ulangan 1:36; Allah mengingat kesetiaan Kaleb dan memberi bagian tanah yang dijanjikan sebagai bagian milik suku Yehuda, menunjukkan bahawa pemeliharaan Allah bagi orang-orang yang taat berlanjut dalam garis keturunan.
- Bilangan 14:24; ditegaskan lagi bahwa Kaleb, meskipun anak-anaknya, akan menikmati tanah yang telah dijanjikan karena kesetiaannya kepada Tuhan; ini memperkuat tema bahwa ketetapan ilahi mengikat masa depan keturunan.
- Mazmur 37:37; orang yang hidup tidak bercabang, menegaskan bahwa jalannya lurus dan setia melayani Tuhan membawa berkat dan ketenangan hidup, sebagai paralel tema janji milik bagi mereka yang taat.
Interpretasi praktis singkat
Kesetiaan kepada Tuhan tidak hanya memberi berkat saat ini, tetapi menciptakan warisan kebaikan bagi generasi mendatang. Ketika kita setia, kita menyiapkan fondasi bagi keluarga dan komunitas untuk merasakan perlindungan serta pemeliharaan ilahi dalam perjalanan hidup mereka.
Catatan referensi singkat dari penafsir terdahulu (tanpa kutipan panjang)
Beberapa penafsir klasik menekankan bahwa janji ini menonjolkan kombinasi iman, kepatuhan, dan pemeliharaan Tuhan terhadap umat-Nya. Mereka menggambarkan Kaleb sebagai contoh iman yang matang, yang menegakkan janji Tuhan melalui ketaatan yang bertahan lama.
Catatan singkat terkait kutipan langsung: Jika ada kutipan singkat dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan, akan dicatat secara terpisah sesuai sumber publik-domain yang tersedia. Saat ini, fokus pada pemahaman inti ayat dan maknanya dalam konteks perjanjian bangsa Israel.