Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 14:6 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 14:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka pada masa itu datanglah bani Yehuda hampir kepada Yusak di Gilgal, lalu kata Kaleb bin Yefuna, orang Kenizi itu, kepadanya: Bahwa engkau juga yang mengetahui akan firman Tuhan yang kepada Musa, hamba Allah itu, akan hal aku dan akan halmu di Kades-Barnea.
Yosua 14:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 14:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 14:30 (IDN) »
Sekali-kali tiada kamu akan masuk ke dalam negeri yang telah Kujanji pakai sumpah hendak mendudukkan kamu dalamnya, kecuali Kaleb bin Yefuna dan Yusak bin Nun.

Bilangan 14:24 (IDN) »
Kecuali hamba-Ku Kaleb, sebab sertanya adalah roh yang lain dan iapun telah tetap menurut Aku, maka Aku akan membawa dia ke dalam negeri yang telah ia masuk ke dalamnya, dan benihnyapun akan mempusakai dia.

Ringkasan Pembaca tentang Yosua 14:6
Ayat ini menempatkan Kaleb bin Yefune dari suku Yehuda menonjol sebagai figur iman yang menantang masa lalu umat Israel. Pada Gilgal, saat rekam jejak perjalanan dan warisan tanah masih jadi perdebatan, Kaleb menegaskan komitmennya kepada firman Tuhan yang disampaikan melalui Musa. Ayat ini memperlihatkan bagaimana seorang tokoh percaya mempertahankan janji Tuhan terhadap dirinya meski masa lalu bangsa sedang diporak-porandakan oleh tantangan dan keragu-raguan warga sekitar.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam pasal Yosua 14, pasukan Yehuda mempersiapkan perbagiannya di tanah Kanaan. Kaleb secara pribadi mengingatkan Yosua tentang janji Tuhan yang telah diucapkan melalui hamba-Nya Musa terkait dirinya dan suku Benyamin yang menanti di Kades-Barnea. Peran Kaleb di Gilgal menunjukkan bahwa iman pribadi beriringan dengan komitmen komunitas: seseorang tidak mau merampas warisan tanpa mengingat sumbernya yaitu firman Tuhan.
Pelajaran rohani utama
Inti ayat ini ialah kesetiaan kepada firman Tuhan meskipun menghadapi masa lalu yang penuh tantangan. Kaleb tidak membiarkan usianya menjadi alasan penundaan; ia mengaitkan hak warisan dengan janji Tuhan Yang Menyatakan, dan dengan jelas menegaskan bahwa ia tahu firman Tuhan yang disampaikan melalui Musa. Pelajaran bagi pembaca modern adalah keberanian untuk menggenapi janji-janji Allah dalam konteks pribadi maupun komunitas, dengan ketekunan yang lahir dari iman teguh kepada Tuhan.
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Aplikasi praktis bagi pembaca
- Mengingatkan diri pada janji Tuhan yang pernah Dia sampaikan kepada kita melalui firman-Nya. - Belajar menanggapi janji dengan tindakan nyata, tidak hanya dengan pengetahuan. - Menjaga kesetiaan pribadi meskipun keadaan sekitar menantang atau berubah.
Kaitan lintas ayat
Beberapa rujukan yang relevan:
Penjelasan singkat: janji Allah seringkali menuntut tindakan manusia yang percaya; iman menyalurkan kekuatan untuk mengatasi rintangan sehingga warisan rohani dapat diterima sesuai rencana-Nya.
Penutup
Yosua 14:6 menegaskan bahwa identitas iman dilukiskan lewat pengakuan akan firman Tuhan dan tindakan menyambut berkat-Nya. Kaleb menjadi teladan bagaimana seseorang menelusuri janji Allah secara pribadi dan menggabungkannya dengan realitas komunitas Israel di Gilgal, memperlihatkan bahwa warisan ilahi bukan sekadar masa lalu, melainkan panggilan untuk menjalani hidup beriman hari ini.
Catatan singkat kutipan terpakai: tidak ada kutipan langsung teks penuh dari Henry, Barnes, atau Clarke dalam bagian ini; namun arah pemikiran mereka menggambarkan iman Kaleb sebagai contoh konstan dalam menghadapi tantangan.