Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yesaya 1 Yesaya 2 Yesaya 3 Yesaya 4 Yesaya 5 Yesaya 6 Yesaya 7 Yesaya 8 Yesaya 9 Yesaya 10 Yesaya 11 Yesaya 12 Yesaya 13 Yesaya 14 Yesaya 15 Yesaya 16 Yesaya 17 Yesaya 18 Yesaya 19 Yesaya 20 Yesaya 21 Yesaya 22 Yesaya 23 Yesaya 24 Yesaya 25 Yesaya 26 Yesaya 27 Yesaya 28 Yesaya 29 Yesaya 30 Yesaya 31 Yesaya 32 Yesaya 33 Yesaya 34 Yesaya 35 Yesaya 36 Yesaya 37 Yesaya 38 Yesaya 39 Yesaya 40 Yesaya 41 Yesaya 42 Yesaya 43 Yesaya 44 Yesaya 45 Yesaya 46 Yesaya 47 Yesaya 48 Yesaya 49 Yesaya 50 Yesaya 51 Yesaya 52 Yesaya 53 Yesaya 54 Yesaya 55 Yesaya 56 Yesaya 57 Yesaya 58 Yesaya 59 Yesaya 60 Yesaya 61 Yesaya 62 Yesaya 63 Yesaya 64 Yesaya 65 Yesaya 66



Interpretasi langsung: Yesaya 23:3 (IDN)
Makna utama ayat ini menunjukkan bahwa bagi Tirus, kemakmuran bukan hanya diagram ekonomi, tetapi gambaran pemenuhan berkat ilahi. Lautan bangsa menjadi tanah yang subur; biji-bijian Nil menggambarkan produksi pangan berlimpah; penuaian sungai melambangkan aliran hasil yang melimpah; pasar segala bangsa menekankan peran kota pelabuhan sebagai pusat perdagangan internasional. Ringkasnya, hukuman di atas menimbulkan gambaran pemulihan ekonomi yang luas bagi kota yang dahulu makmur secara marjinal karena keangkuannya.
Latar konteks singkat
Yesaya 23 memuat nubuat terhadap Tirus, kota pelabuhan utama di wilayah Fenisia. Meskipun memiliki kekayaan maritim dan perdagangan, kota itu ditegur karena kesombongan dan perannya dalam kemunafatan perdagangan yang melambangkan kemewahan yang menolak penyembahan yang benar. Nubuat beragam tingkatannya, termasuk kehancuran sementara dan juga pemulihan bagi beberapa bagian perdagangan internasional di masa lalu maupun simbolik bagi pemulihan rohani di masa depan.
Observasi tafsir kunci
Rangkaian tematik singkat
Hubungan dengan bagian lain ( cross-references )
Penjelasan singkat: bagian-bagian ini menggarisbawahi bahwa kemakmuran materi tanpa keadilan tidak cukup; nubuat menempatkan pemulihan ekonomi dalam bingkai ibadah kepada Tuhan, di mana damai dan kesejahteraan lahir dari ketaatan kepada-Nya.
Alinea praktis yang singkat
Dalam hidup kita, kemakmuran yang benar adalah buah dari keadilan, kerja sama, dan sikap bersyukur kepada Tuhan. Bangunlah hubungan yang sehat dengan sesama pelaku perdagangan, jujur dalam transaksi, dan ingat bahwa semua berkat berasal dari Tuhan yang memelihara bumi dan umat-Nya.
Quotations (ekstra: kutipan ringkas dari tokoh alim PD, jika relevan)
Catatan: Kutipan singkat asli yang relevan dari tafsiran lama yang umum dipakai termasuk karya-karya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke bisa dimasukkan dalam bentuk kutipan pendek jika tersedia. Namun dalam teks ini tidak disertakan kutipan panjang penuh, hanya diringkas dari pola umum tafsiran mereka yang menekankan keseimbangan antara hukuman dan pemulihan, serta pentingnya ketundukan kepada Allah dalam konteks kemakmuran duniawi.