Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 2:20 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 2:20 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
(2-19) Dan Aku akan bertunangan dengan dikau dengan setia yang benar, dan engkaupun akan mengetahui akan Tuhan.
Hosea 2:20 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 2:20 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Yohanes 5:20 (IDN) »
Tetapi kita mengetahui bahwa Anak Allah sudah tiba, lalu mengaruniakan kita akal supaya kita mengenal akan yang Benar; maka kita ini ada di dalam Yang Benar, yaitu di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus. Maka inilah Tuhan yang sebenarnya, yaitu Allah, dan hidup yang kekal.

Yohanes 17:3 (IDN) »
Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka itu mengenal Engkau, Allah yang Esa dan benar, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.

1 Yohanes 4:6 (IDN) »
Kita ini daripada Allah; dan orang yang mengenal Allah ialah mendengarkan kita; maka orang yang bukan daripada Allah tiadalah ia mendengarkan kita. Dengan yang demikian dapatlah kita mengenal roh yang benar dan roh yang sesat itu.
Hosea 2:20 (IDN)
Setting segera: Ayat ini muncul sebagai bagian dari nubuat Hosea mengenai pemulihan dan perjanjian kembali antara Tuhan dan umat-Nya. Setelah menggambarkan ketidak-setiaan Israel seperti hubungan yang terlarang, Tuhan menjanjikan sebuah tunangan yang setia—janjian hidup yang berlandaskan kebenaran dan pengetahuan akan Tuhan.
Makna utama tentang Allah dan iman
Ayat ini menyoroti dua ruang penting dalam hubungan hosiah antara Tuhan dan umat-Nya: kesetiaan ilahi dan pengetahuan akan Tuhan. Allah berjanji untuk bertunangan dengan umat-Nya dengan setia yang benar, yakni sebuah jalinan perjanjian yang tidak berubah dan sepenuh integritas. Respons manusia adalah pengetahuan yang tumbuh tentang Tuhan, yakni mengalami secara nyata siapa Tuhan itu. Secara singkat, hubungan ini bergerak dari tindakan Allah yang berinisiatif menuju respons manusia yang hidup dan sadar akan kehadiran-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran kunci
Rujukan terkait dalam Alkitab
Beberapa arah sabda yang menguatkan tema perjanjian dan pengetahuan Tuhan antara lain:
Beberapa pandangan sejarawan Alkitab yang relevan
Editor tafsiran gereja klasik menekankan bahwa Tuhan berkomitmen menjalin hubungan yang benar dengan umat-Nya, dan respons manusia adalah peningkatan dalam mengetahui-Nya. Ringkasan dari ulasan para komentator publik domain menunjukkan bahwa ayat ini menonjolkan pemulihan hubungan, keutuhan perjanjian, serta pertumbuhan iman yang nyata di antara umat.
Aplikasi praktis untuk sekarang
Inti penafsiran singkat
Ayah perjanjian Allah tidak berhenti pada janji, melainkan mengundang umat untuk merespons dengan iman yang sadar akan nama Tuhan. Perjanjian ini mengalir dari kesetiaan Allah menuju pengetahuan yang hidup akan Allah, sehingga hubungan antara manusia dan Tuhan berakar pada realitas kasih-Nya yang benar.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tercantum hanya jika tersedia secara ringkas dan relevan; kutipan penuh tidak disertakan di sini untuk menjaga keaslian narasi dan konteks Indonesia. Ketiganya menekankan bahwa perjanjian Tuhan menyertai umat dengan kebenaran dan pengenalan-Nya yang nyata.