Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 2:15 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 2:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
(2-14) Dan Aku akan memberikan kepadanya segala kebun anggurnya dan lembah Akhorpun akan pintu pengharapan; pada masa itu iapun akan mengangkat pula nyanyian berganti-ganti seperti pada masa mudanya, seperti pada masa ia berangkat keluar dari negeri Mesir.
Hosea 2:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 2:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 2:2 (IDN) »
Pergilah engkau, berserulah sampai kedengaran kepada segala orang isi Yeruzalem, bunyinya: Demikianlah firman Tuhan: Bahwa Aku lagi ingat akan rindumu tatkala engkau muda, akan kasihmu tatkala engkau penganten, tatkala engkau mengikut Aku di padang Tiah, yaitu di padang tekukur.

Yehezkiel 28:26 (IDN) »
Dan mereka itu akan duduk di dalamnya dengan sentosa dan membuat rumah-rumah dan menanam pohon anggur, bahkan, mereka itu akan duduk dengan sentosa! apabila Aku sudah memutuskan hukum atas segala orang yang menyengsarakan mereka itu berkeliling; dan akan diketahuinya bahwa Aku ini Tuhan, Allahnya!

Hosea 11:1 (IDN) »
Bahwa pada masa Israel lagi budak kecil, maka Kukasihi akan dia dan Kupanggil anak-Ku dari Mesir.
Hosea 2:15 (IDN)
Pendahuluan konteks segera: Ayat ini muncul setelah Allah mengecam perzinahan bangsa Israel melalui metafora hubungan suami-istri. Hosea menubuatkan pemulihan massa yang telah jauh dari perjanjiannya, dengan penekanan bahwa Allah akan memulihkan kemesraan-Nya dan membawa pemiliknya kembali kepada masa-masa awal iman kepada-Nya.
Pelajaran utama tentang Allah dan iman
Ayat ini menampilkan rancangan Allah yang penuh kasih meski menegur, yaitu janji memulihkan dan mengembalikan Harapan. Allah tidak berhenti pada hukuman, melainkan mengandung jalan bagi pemulihan. Kepada Israel-Nya yang terjerat penyembahan berhala, Allah berjanji memberi kembali kebun anggur—melambangkan kemakmuran rohani—dan “pintu pengharapan” di lembah Akhor, sebuah lokasi bersejarah dalam perjalanan mereka yang kemudian menjadi simbol perubahan arah menuju pemulihan.
Penjelasan kata dan gambaran kunci
Rujukan tetangga dan hubungan Alkitabiah
Beberapa tuntunan sejalan dapat dilihat: - Ayub 29–31 menggambarkan kesejahteraan hakiki yang berasal dari pemeliharaan Allah; di) Hosea menekankan pemulihan rohani melalui pernyataan kasih Allah meski menghadapi pelanggaran.
Cross-reference singkat:
Penjelasan singkat: Ketiga referensi menunjukkan bahwa Allah tidak memutuskan hubungan dengan umat-Nya meski mereka ingkar; pemulihan rohani adalah tujuan akhir-Nya melalui kasih-Nya yang setia.
Aplikasi praktis bagi umat masa kini
Orang percaya dipanggil mengingat bahwa Allah berkuasa mengubah arah hidup yang telah menua dalam dosa menjadi jalan harapan baru. Jika kita merasa terikat pada pola lama, ayat ini mengingatkan bahwa kemesraan rohani dapat dipulihkan melalui pertobatan sungguh-sungguh dan iman kepada belas kasihan Allah. Hidup berbuah rohani tidak tergantung pada masa lampau, melainkan pada respons kita terhadap kasih Allah yang menghapus dosa dan membuka pintu harapan di tengah tantangan.
Catatan tentang sumber tasfir (concise quotes)
Beberapa komentar kuno menekankan bahwa pemulihan ini menandai kesetiaan Allah yang tidak tergoyahkan meski umat-Nya tidak setia. Dalam karya-karya klasik, ada penekanan bahwa janji Allah untuk memberkati Israel adalah bagian dari perjanjian-Nya yang lebih luas untuk membawa umat ke masa depan yang penuh harapan berkat.
Inti pesan: Allah yang peduli, meskipun menegur, menyediakan jalan pulang melalui pemulihan damai dan pembaruan iman. Pemulihan dimulai dari hubungan kembali dengan-Nya, oleh kasih-Nya yang berlimpah.