Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHabakuk 1:15 Tafsiran ayat Alkitab
Habakuk 1:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sehingga ditariknya naik sekalian itu dengan kail, dan dikumpulkannya dalam pukatnya dan dihimpunkannya dalam jaringnya, sementara ia bersukacita dan tamasya.
Habakuk 1:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Habakuk 1:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Amos 4:2 (IDN) »
Maka Tuhan Hua sudah bersumpah demi kesucian-Nya, bahwasanya akan datang atasmu hari, apabila dihalaukannya kamu dengan onak dan orangmu yang lagi tinggal dengan duri yang melukai.

Yeremia 16:16 (IDN) »
Bahwasanya Aku akan menyuruhkan banyak orang nelayan, demikianlah firman Tuhan, maka ia itu akan menangkap mereka itu seperti ikan, kemudian Aku akan menyuruhkan banyak orang pemburu, maka ia itu akan memburu mereka itu dari atas segala gunung dan dari atas segala bukit, jikalau dari dalam celah-celah bukit batu sekalipun.

Mazmur 10:9 (IDN) »
Bahwa ia mengadang pada tempat yang sembunyi, seperti seekor singa dalam guanya; ia mengadang hendak merampas akan orang yang miskin dan iapun merampas akan orang yang papa hendak menarik dia ke dalam jaringnya.
Narasi kunci Habakuk 1:15
Bagian ini memaparkan gambaran puak yang penuh keangkuhan dan kekejaman, dipakai Habakuk untuk menunjukkan bagaimana bangsa-bangsa yang menindas bisa menjadi objek kehancuran ilahi. Ayat ini menyoroti tindakan menarik, menggiring, dan mengumpulkan seperti memancing ikan, lalu bersukacita atas kekuatan dan hasilnya. Melalui metafora yang keras ini, ayat mengecam penyalahgunaan kekuasaan dan menuntut kesadaran bahwa Tuhan memegang kendali atas segala dominasi di bumi.
konteks asal dan inti pesan
Habakuk menulis dalam masa pergumulan antara iman umat Israel dengan kejamnya penindasan dari bangsa-bangsa asing. Ayat ini memakai bahasa pancingan dan jaring untuk menggambarkan bagaimana bangsanya menindas orang-orang lemah, seolah mereka menikmati korban-korban mereka. Namun, nada dalam kitab Habakuk secara keseluruhan bergerak dari keluh-musuh menjadi ketekunan umat percaya: meskipun keadaan tampak tak adil, iman pada keadilan Allah tetap menjadi landasan. Ayat ini menegaskan bahwa tindakan manusia punya akuntabilitas di hadapan Allah yang Mahakuasa.
pesan utama
Pesan utama ayat ini adalah bahwa bala tentaraopresif akan dihakimi oleh Tuhan. Pemimpin-pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan untuk menindas akan mendapati diri mereka berada di bawah kendali ilahi, di mana tindakan mereka seperti memancing, mengumpulkan, dan menghimpun adalah bagian dari proses penyingkiran kekuasaan mereka sendiri. Ini mengundang pembaca untuk melihat ke depan: Allah tidak membiarkan kezaliman berakhir tanpa teguran dan keadilan-Nya akhirnya akan nyata.
tema Alkitabiah terkait
silang rujukan yang relevan
Beberapa ayat yang beresonansi dengan tema ini:
Penjelasan singkat: ayat-ayat ini menegaskan tema umum bahwa Tuhan membela yang tertindas dan mengubahkan ketidakadilan menjadi kesempatan untuk pembaharuan moral bagi umat-Nya.
refleksi doa dan penerapan rohani
Marilah kita mengingat bahwa segala bentuk kekerasan dan eksploitasi tidak akan luput dari pengawasan Tuhan. Dalam dunia yang sering memuja kekuatan, umat percaya dipanggil untuk hidup dengan integritas, peduli terhadap sesama, dan menyerahkan pembalasan kepada Tuhan. Ketika kita menghadapi kezaliman pribadi maupun sistemik, kita diajak untuk menunggu dengan iman pada keadilan-Nya, sambil berbuat adil, mencintai kebenaran, dan berjalan hidup dalam kasih.»
Beberapa pemikir teolog publik-domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menyoroti bahwa Allah yang adil membawa akuntabilitas bagi penindas, sementara umat beriman didorong untuk tetap setia dalam penantian. Jika ada kutipan singkat dari mereka yang relevan, catatan ini menekankan pesan bahwa penghakiman Allah tak dapat dipalingkan oleh kekuasaan manusia, dan keselamatan datang melalui iman kepada-Nya.
Cross-reference singkat untuk pengakuan: ayat ini menyelaraskan fokus Habakuk pada keadilan ilahi meskipun situasi kelam. Ini menguatkan pelajaran bahwa iman yang teguh diarahkan pada penyerahan diri kepada rencana Allah yang lebih tinggi.