Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Efesus 5:1 Efesus 5:2 Efesus 5:3 Efesus 5:4 Efesus 5:5 Efesus 5:6 Efesus 5:7 Efesus 5:8 Efesus 5:9 Efesus 5:10 Efesus 5:11 Efesus 5:12 Efesus 5:13 Efesus 5:14 Efesus 5:15 Efesus 5:16 Efesus 5:17 Efesus 5:18 Efesus 5:19 Efesus 5:20 Efesus 5:21 Efesus 5:22 Efesus 5:23 Efesus 5:24 Efesus 5:25 Efesus 5:26 Efesus 5:27 Efesus 5:28 Efesus 5:29 Efesus 5:30 Efesus 5:31 Efesus 5:32 Efesus 5:33



Efesus 5:16 — Berbuat Bijak di Masa yang Jahat
Inti tafsiran: Rasul Paulus menyerukan agar orang percaya memanfaatkan setiap kesempatan dengan bijak, karena masa sekarang adalah masa yang jahat. Efesus 5:16 menyoroti kedalaman kebenaran praktis iman: hidup menurut hikmat Allah menuntut pengelolaan waktu yang cermat demi kemuliaan-Nya dan kebaikan sesama.
Konteks sastra
Ayat ini berada dalam bagian Etika Kristiani (Efesus 4–5), di mana hidup yang menurut Roh ditandai dengan peralihan dari hidup lama kepada hidup baru dalam Kristus. Paulus mengaitkan perbuatan baik dengan kehendak Allah: gunakan waktu secara tepat, hindari kelalaian, dan waspadai tipu daya dunia. Konteksnya juga menyinggung hubungan jemaat, kebajikan pribadi, dan sikap terhadap sunyi serta kesibukan duniawi.
Signifikansi teologis
Beberapa tema teologis menonjol. Pertama, Allah adalah sumber kebenaran dan hikmat; hidup bijak berarti mengikuti pimpinan-Nya melalui Firman dan Roh Kudus. Kedua, “masa ini masa jahat” menekankan adanya tantangan moral dan godaan yang nyata di sekitar kita; bukan ajaran optimisme pasif, melainkan ajakan aktif untuk menyeleksi pilihan dengan teliti. Ketiga, konsep waktu menunjukkan tanggung jawab manusia: setiap momen adalah kesempatan untuk memperbaharui cara hidup sesuai rencana Allah.
Rujukan para komentator (singkat)
Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya hidup sepanjang hari dalam kedisiplinan iman, menghindari kelalaian, dan mengejar pekerjaan baik. Henry menekankan bahwa masa yang jahat menggugah umat Tuhan untuk tidak menunda perbuatan baik; Barnes menyoroti perlunya waspada terhadap tipu daya dunia; Clarke menekankan kuasa Roh dalam mengarahkan tindakan yang tepat. Catatan-catatan ini saling melengkapi dalam menegaskan bahwa waktu adalah anugerah yang perlu dimanfaatkan untuk kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan sesama.
Cuplikan singkat dari karya klasik menyiratkan dorongan untuk hidup dengan tujuan aktif, bukan sekadar menunggu keadaan menjadi “tepat.”
Konteks silang (cross-references)
Penjelasan singkat: Ketiga rujukan menonjolkan tema kewaspadaan, kedisiplinan hidup, dan penggunaan waktu yang berbuah kebaikan bagi sesama dan kemuliaan Allah.
Pertanyaan refleksi
Kesimpulan singkat
Efesus 5:16 mengundang jemaat untuk hidup dengan hikmat dalam dunia yang penuh godaan. Waktu adalah hadiah, dan setiap momen memberi peluang untuk bertumbuh dalam iman, berbuat kasih, serta menyatakan terang Kristus di tengah masa yang sering kelihatan jahat. Dengan bimbingan Firman dan Roh, kita belajar menilai pilihan, menunda yang tidak membawa kemuliaan Allah, dan bekerja bagi kerajaan-Nya sehari demi hari.