Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Pengkhotbah 2:1 Pengkhotbah 2:2 Pengkhotbah 2:3 Pengkhotbah 2:4 Pengkhotbah 2:5 Pengkhotbah 2:6 Pengkhotbah 2:7 Pengkhotbah 2:8 Pengkhotbah 2:9 Pengkhotbah 2:10 Pengkhotbah 2:11 Pengkhotbah 2:12 Pengkhotbah 2:13 Pengkhotbah 2:14 Pengkhotbah 2:15 Pengkhotbah 2:16 Pengkhotbah 2:17 Pengkhotbah 2:18 Pengkhotbah 2:19 Pengkhotbah 2:20 Pengkhotbah 2:21 Pengkhotbah 2:22 Pengkhotbah 2:23 Pengkhotbah 2:24 Pengkhotbah 2:25 Pengkhotbah 2:26



Pengkhotbah 2:13 (IDN)
Pasal Pengkhotbah menghadirkan pencari-pencari makna di bawah matahari. Ayat 13 menyoroti kontras antara kemuliaan hikmat dan kebodohan, serta antara kemuliaan terang dan kegelapan. Penulis mengamati bahwa memahami hikmat membawa pencerahan yang nyata di tengah kerja keras hidup manusia.
Setting seketika ayat
Dalam Pengkhotbah 2, Penulis mencoba mengevaluasi seluruh usaha manusia—kesenangan, pekerjaan, dan kepemilikan—untuk melihat apa yang benar-benar memberi arti. Ayat 13 muncul sebagai refleksi bahwa hikmat, meskipun tidak menyingkirkan semua penderitaan, tetap memberi kejelasan tentang dunia dan eksistensi manusia. Seperti terang yang membedakan siang dari malam, hikmat memaparkan jalannya hidup dengan lebih jelas dibandingkan dengan kebodohan yang membawa kegelapan pikiran.
Apa yang diungkap ayat ini tentang Allah dan iman
Ayah benih iman di balik pengamatan Pengkhotbah ialah bahwa Allah adalah sumber terang dan pengatur kebenaran. Hikmat yang benar menuntun manusia kepada tafsiran yang lebih tepat tentang keadaan dunia, sebab Tuhan memberikan batas-batas pemahaman dan tujuan hidup. Ayat ini menekankan bahwa karunia hikmat Allah membawa kemuliaan yang nyata—membuka pandangan, memberi arah, dan menuntun umat kepada pilihan yang lebih bijaksana dalam menghadapi pengalaman hidup.
Istilah kunci dan gambaran penting
Ayat-ayat terkait yang relevan
Beberapa bagian lain dalam kitab Kohelet memperkuat tema bahwa hikmat lebih bermanfaat daripada kekayaan atau kesenangan yang fana. Misalnya, perbandingan antara jalan hidup orang berilmu dan orang bebal menunjukkan bagaimana hikmat membawa ketenangan jiwa dan arah yang lebih jelas. Referensi silang: Amsal tentang nilai hikmat, dan bagian Pengkhotbah lain yang menilai usaha manusia di bawah matahari.
TAHAP Penerapan untuk hidup kita sekarang
Penafsiran singkat dari tokoh-tokoh berstatus umum (ringkas)
Para komentator publik domain menekankan bahwa hikmat tidak sekadar pengetahuan abstrak, melainkan penerapan yang benar dalam menjalani hidup. Mereka menekankan bahwa terang hikmat memberi arah sehingga tindakan tidak terombang-ambing oleh perubahan situasi. Ringkasnya, kemuliaan hikmat meneguhkan makna hidup di tengah kemelut dunia, tanpa meniadakan penderitaan.
Kutipan singkat yang relevan
Beberapa penjaga tafsiran berpendapat bahwa karya hikmat dari Allah memberi kejelasan yang melampaui kebodohan dunia. (Kutipan pendek dari ulasan Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dapat dicatat jika tersedia dalam sumber doman publik.)
Cross-references singkat
- Pengkhotbah 1:18: Hikmat membawa lebih banyak beban kebijaksanaan; dengan memahami, manusia memperoleh kedalaman makna hidup.
- Amsal 3:13-18: Hikmat dipandang sebagai hadiah yang membawa kehidupan, berkat, dan kemuliaan bagi orang yang menemukannya.
- Yohanes 8:12: Kristus sebagai Terang dunia, menawarkan terang yang menuntun hidup manusia melewati kegelapan.