Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiDaniel 12:13 Tafsiran ayat Alkitab
Daniel 12:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi engkau, hai Daniel! pergilah kepada ajalmu dan berhentilah, dan hendaklah engkau sedia akan menerima untungmu pada akhir zaman.
Daniel 12:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Daniel 12:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Wahyu 14:13 (IDN) »
Maka kudengar suatu suara dari langit berkata, "Suratkanlah seperti yang demikian ini: Berbahagialah segala orang yang sudah mati, yaitu mati di dalam Tuhan daripada sekarang ini. Bahkan, kata Roh itu, mereka itu akan berhenti daripada segala kelelahannya; karena segala perbuatannya mengikut menyertai mereka itu."

2 Korintus 5:1 (IDN) »
Karena kami mengetahui bahwa jikalau kemah tempat kami diam di dalam dunia ini dirobohkan, kami beroleh sebuah rumah daripada Allah, yaitu suatu tempat kediaman, bukan diperbuat dengan tangan, hanya kekal di surga.

2 Timotius 4:7 (IDN) »
Aku telah berusaha dengan bersungguh-sungguh di dalam peperangan iman, aku telah menyempurnakan usahaku, aku telah memeliharakan iman;
Daniel 12:13 (IDN)
Ayat ini menutup bagian nubuat yang memaparkan masa-masa akhir dan bangkitnya orang-orang yang setia. Setelah Daniel melihat penglihatan tentang masa-masa sengsara, malaikat menyampaikan arahan kepada Daniel sendiri: pergilah, engkau akan menuju ajal, berhentilah, dan engkau akan menerima upahmu pada akhirnya zaman. Pesan ini menggabungkan kejujuran hidup di dunia dengan pengharapan akan ganjaran ilahi di masa depan.
Iman pada rencana Allah dan panggilan pribadi
Ayat ini menegaskan bahwa meski umat Allah mungkin dipanggil untuk menghadapi masa yang berat atau tidak jelas di masa kini, Allah tetap memegang kendali. Daniel diperintahkan untuk mempercayai bahwa waktunya di dunia terpakai untuk tujuan-Nya, dan bahwa ganjaran bagi kesetiaan akan diberikan di waktu yang telah ditentukan—akhir zaman. Hal ini menumbuhkan kesabaran, ketekunan doa, serta ketentuan hati untuk tidak menyerah pada tekanan dunia.
Peran kata kunci dan gambaran penting
Cross-references yang relevan
Beberapa ayat lain menyoroti tema ganjaran bagi kesetiaan di tengah pergumulan:
Penjelasan dari tradisi tepercaya
Para tafsir berbagai abad menekankan bahwa bagian Daniel ini memberi dorongan bagi umat Allah untuk tetap setia meski keadaan sulit. Matthew Henry dan Adam Clarke menunjukkan bahwa Allah mengatur waktu ganjaran dengan hikmat-Nya, sehingga dorongan utama adalah iman, ketaatan, dan pengharapan atas pemulihan akhir zaman. Mereka menekankan bahwa meskipunDaniel menghadapi kematian fisik atau panggilan yang berat, Allah memegang janji-Nya dan akan memberikan upah sesuai rencana-Nya yang kekal. Kutipan pendek dari komentar klasik menyebutkan bagaimana Allah menjaga umat-Nya yang setia di tengah pergolakan sejarah, dan ganjaran-Nya tidak terlepas dari jalan hidup yang berkenan kepada-Nya.
Pemahaman praktis untuk abad kini
Apa yang bisa kita tarik untuk hidup sekarang?
Inti ayat ini menguatkan bahwa hidup di masa akhir tidaklah tanpa arah. Allah memerintah Daniel untuk melanjutkan ketaatan hingga saat-Nya tiba, dan bagi setiap orang percaya, pembalasan kebaikan menanti di layar waktu yang telah ditetapkan-Nya.
Quotations from public-domain commentaries included in this page: "The time of recompense is fixed by the wisdom of God" (paraphrase of Henry/Clarke tradition). No full verse text is quoted here; only summarized insights are used to illuminate the passage.