Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiDaniel 12:1 Tafsiran ayat Alkitab
Daniel 12:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hata, maka pada masa itu akan bangkit berdiri Mikhael, penghulu besar itu, yang memeliharakan perkara segala bani bangsamu; setelah sudah ada suatu masa kesukaran, begitu besar belum pernah ada dahulu, dari pada jadi suatu bangsa datang kepada hari ini; tetapi pada masa itu bangsamu akan diluputkan, yaitu mereka itu sekalian yang didapati tersurat namanya di dalam Kitab itu.
Daniel 12:1 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Daniel 12:1 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 24:21 (IDN) »
Karena pada ketika itu akan timbul sengsara yang besar, seperti yang demikian belum pernah berlaku daripada awal kejadian alam sehingga sampai sekarang ini, dan kemudian daripada itu juga tiada akan jadi pula.

Yeremia 30:7 (IDN) »
Aduh, bagaimana hebat hari itu, belum pernah ada sebagainya; bahwa inilah masa kepicikan bagi Yakub! kendatilah begitu, iapun akan dilepaskan juga dari padanya,

Markus 13:19 (IDN) »
karena segala hari itu pun akan timbul sengsara, seperti yang demikian belum pernah berlaku daripada awal kejadian alam, yang dijadikan Allah, sampai sekarang ini, dan sekali-kali tiada akan jadi kelak.
Daniel 12:1 (IDN)
“Maka pada masa itu akan bangkit berdiri Mikhael, penghulu besar itu, yang memeliharakan perkara segala bani bangsamu; setelah sudah ada suatu masa kesukaran, begitu besar belum pernah ada dahulu, dari pada jadi suatu bangsa datang kepada hari ini; tetapi pada masa itu bangsamu akan diluputkan, yaitu mereka itu sekalian yang didapati tersurat namanya di dalam Kitab itu.”
Latar segera ayat
Ayat ini menempatkan Mikhael sebagai pelindung umat Allah ketika masa kesukaran besar menimpa bangsanya. Penggambaran “masa kesukaran” menekankan tingkat ancaman yang luar biasa, namun di hadapan umat Allah ada jaminan pembebasan bagi mereka yang namanya tercatat dalam Kitab. Konteks pasal ini adalah visi akhir zaman, ketika Allah secara konkret melanjutkan rencana-Nya terhadap bangsa Israel dan umat percaya.
Apa yang diajarkan ayat ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Allah bekerja melalui Mikhael, gembala surgawi, untuk melindungi umat-Nya. Iman diteguhkan bukan karena kekuatan manusia, melainkan karena kehadiran sang pelindung surgawi dan rencana Allah yang memulihkan pada akhirnya. Ada dorongan untuk tetap setia meskipun menghadapi masa ujian yang mendalam, karena pembebasan itu pasti bagi mereka yang namanya dicatat di dalam Kitab Allah.
Kata kunci dan gambaran penting
Rujukan terkait
Beberapa bagian terkait yang menolong pemahaman:
Pengaplikasian bagi orang percaya hari ini
1) Percayalah bahwa kehadiran Allah tidak meninggalkan umat-Nya saat krisis. Doa dan ketekunan iman dalam badai rohani mempersiapkan pembebasan Allah pada waktunya. 2) Hargai perlindungan surgawi seperti Mikhael dengan hidup taat pada firman dan ketaatan kepada panggilan Allah. 3) Memelihara nama umat Allah berarti hidup sebagai manusia yang setia kepada identitas itu—meneladani integritas, kebenaran, dan kasih meskipun dunia menekan.
Masukannya dari para komentator terdahulu
Sejalan dengan pandangan klasik, Matthew Henry menekankan bahwa Mikhael bertugas sebagai penjaga umat Allah dalam masa kesukaran yang besar, mengarahkan kepercayaannya pada Allah sebagai pelindung. Albert Barnes menyoroti konsep umat yang namanya tercatat sebagai tanda pemilihan Allah, bukan karena perbuatan manusia semata. Adam Clarke menambahkan bahwa pembebasan pada akhirnya menegaskan iman bahwa Allah bekerja secara konkret melalui agen-Nya di alam semesta. Ringkasnya, ayat ini menguatkan iman pada peran Allah yang setia dan perlindungan-Nya bagi umat-Nya pada masa yang paling sulit sekalipun, hingga pembebasan final tiba.
Catatan kutipan langsung (teks keseluruhan tidak disalin) yang relevan: kutipan pendek dari Henry, Barnes, atau Clarke dapat ditemukan dalam perangkat komentar klasik mereka yang menggali peran Mikhael, masa kesukaran, dan konsep “nama yang tercatat.”