Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiDaniel 1:10 Tafsiran ayat Alkitab
Daniel 1:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi kata juga penghulu segala penjawat istana kepada Daniel: Takutlah aku akan baginda yang dipertuan, yang sudah menentukan bahagian makanan dan minumanmu, karena mengapa kiranya seri mukamu akan kurang dari pada seri muka segala orang muda-muda yang sebaya dengan dikau? Demikianlah engkau akan menjunjungkan salah di atas kepalaku di hadapan baginda.
Daniel 1:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Daniel 1:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 6:16 (IDN) »
Dan apabila kamu puasa, janganlah kamu menyerupai orang munafik dengan muramnya; karena mereka itu mengubahkan rupa mukanya, supaya kelihatan pada orang mereka itu puasa. Dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu, tiadalah pahalanya bagi mereka itu.

Amsal 29:25 (IDN) »
Takut akan orang ia itu menjadi suatu jerat, tetapi orang yang percaya akan Tuhan ia itu akan ditaruh dalam perlindungan yang tinggi.

Yohanes 12:42 (IDN) »
Meskipun demikian, maka banyaklah dari antara segala penghulu yang percaya akan Dia, tetapi oleh sebab orang Parisi tiada mereka itu mengaku, supaya jangan mereka itu dibuang dari rumah sembahyang.
Daniel 1:10 — Makna dan Konteksnya
Inti makna: Penghulu istana mencoba mengintervensi rencana Daniel untuk menjaga integritas makanan yang telah ditetapkan, demi menjaga kesehatan, kebiasaan, dan identitas keimanannya di tengah tekanan budaya kerajaan. Daniel menolak karena menjaga ketetapan Tuhan lebih utama daripada kepatuhan mutlak pada perintah manusia jika bertentangan dengan firman Tuhan.
Latar belakang konteks
Dalam Daniel pasal 1, Nabi Daniel dan tiga sahabatnya dibawa ke istana Nebukadnezar untuk dilatih menjadi pejabat kerajaan. Mereka diberi makanan istana dan minuman anggur, simbol penerimaan budaya Babel. Namun Daniel menolak bagian tertentu dari konsumsi itu karena takut menjadi najis menurut hukum Taurat. Penghulu istana (adikodruang perwira istana) mengingatkan bahwa baginda telah menentukan hak makan-minum mereka agar tidak lebih buruk dibandingkan yang lain.
Observasi penafsiran
Pengamatan tematik
silang rujuk singkat
Kaitan praktis
Pelajaran bagi orang percaya modern adalah hidup dengan integritas di tempat kerja dan lembaga sekuler tanpa kehilangan identitas iman. Ketahuilah batas-batas yang ditetapkan firman Tuhan, hormati otoritas manusia, dan percayakan hasil akhirnya kepada Tuhan yang berkuasa.
ringkasan takeaway
Daniel menyeimbangkan hormat kepada penguasa dengan komitmen pada taurat. Ia menolak bagian makanan tertentu demi menjaga kemurnian ibadah, lalu meminta perlakuan yang adil dengan sopan. Allah memberkati langkah berani itu dengan pemulihan dan berkat di kemudian hari.
Kutipan singkat dari penafsir klasik (jika relevan):
“Daniel menunjukkan bagaimana seorang pemuda dapat hidup saleh di antara peradaban yang berpaling dari kebenaran.” (ringkas gaya penafsiran Matthew Henry; tanpa kutipan panjang penuh)
Penafsiran ini mengikat konteks sejarah dengan prinsip ilahi: ketaatan kepada Tuhan di atas kepatuhan mutlak pada manusia, disertai dengan tutur kata hormat kepada otoritas duniawi.