Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKolose 3:9 Tafsiran ayat Alkitab
Kolose 3:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Jangan seorang bercakap bohong kepada yang lain, sedang kamu sudah menanggalkan perangai yang lama itu dengan segala kelakuannya,
Kolose 3:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kolose 3:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Efesus 4:25 (IDN) »
Sebab itu hendaklah kamu berhenti daripada berbuat dusta, dan masing-masing berkata benar dengan sesamanya manusia, karena kita menjadi anggota di antara sama sendiri.

Efesus 4:22 (IDN) »
yaitu akan hal kelakuanmu yang dahulu itu, kamu membuangkan perangaimu yang lama, yang rusak menurut daya hawa nafsu,

Yohanes 8:44 (IDN) »
Kamu ini daripada bapamu Iblis, dan segala hawa nafsu bapamu itulah yang kamu turut. Ialah pembunuh manusia dari mulanya, tiada ia berdiri di atas yang benar, oleh karena kebenaran tidak ada di dalamnya. Jikalau ia mengatakan bohong, maka ia mengatakan menurut tabiatnya sendiri, karena ia pembohong dan bapa pembohong.
Kolose 3:9 (IDN) — Jangan seorang bercakap bohong kepada yang lain
Dalam konteks surat kepada orang Kolose, Paulus menasihati umat percaya untuk meninggalkan pola hidup lama yang penuh dusta dan kepalsuan. Ayat ini menegaskan bahwa sebagai orang percaya yang telah menanggalkan "perangai lama"—yakni cara hidup lama sebelum mengenal Kristus—terkait dengan tutur kata yang jujur dan tulus seharusnya menjadi ciri utama kehidupan sehari-hari. Peralihan ini bukan sekadar perubahan kebiasaan, melainkan transformasi batin yang mempengaruhi bagaimana kita berbicara dan bersikap terhadap sesama.
Makna utama
Ayat ini menekankan dua unsur inti: (1) larangan berbohong di antara sesama orang percaya, dan (2) penggantian sifat lama dengan perilaku baru yang sesuai dengan identitas sebagai umat Kristus. Dusta atau janji yang tidak terpenuhi para pengikut Kristus dianggap bertentangan dengan pembaharuan yang telah terjadi melalui kematian dan kebangkitan Kristus. Dengan demikian, kejujuran menjadi wujud nyata dari hidup yang telah ditanggalkan sebagai bagian dari “daging lama.”
Tiga tema utama
Cross-references yang relevan
Refleksi praktis
Coba teliti bagaimana kata-kata kita dalam sehari-hari: adakah kebiasaan menggiring pembicaraan pada kepalsuan demi keuntungan pribadi, atau kita memilih kejujuran yang membangun? Dalam menghadapi konfrontasi, pilihlah kebenaran yang penuh kasih. Ketahuilah bahwa perubahan ini tidak hanya menyangkut perkataan, tetapi juga sikap hati yang mengarahkan seluruh tindakan kita terhadap sesama.
Penutup singkat
Ayah hidup baru dalam Kristus menuntun umat percaya untuk berkata dan berperilaku jujur. Dengan menanggalkan perangai lama dan meninggalkan dusta, kita memperlihatkan karya regenerasi dalam diri kita dan memperkokoh kesaksian iman di komunitas Kristen.
“Jangan seorang bercakap bohong kepada yang lain, sedang kamu sudah menanggalkan perangai yang lama itu dengan segala kelakuannya.”