Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKolose 3:13 Tafsiran ayat Alkitab
Kolose 3:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
bersabar-sabar seorang dengan seorang dan bermaaf-maafan sama sendiri, jikalau barang seorang menaruh sakit hati pada yang lain. Sebagaimana Tuhan sudah mengampuni kamu, demikianlah juga kamu pun.
Kolose 3:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kolose 3:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Efesus 4:32 (IDN) »
Hendaklah kamu murah hati di antara sama sendiri, dan lembut hati, sambil bermaaf-maafan sama sendiri, sebagaimana Allah juga di dalam Kristus sudah mengampuni kamu.

Markus 11:25 (IDN) »
Apabila kamu berdiri berdoa, ampunilah jikalau kamu menaruh barang pengaduan atas seorang jua pun, supaya Bapamu yang di surga juga boleh mengampuni kelak segala kesalahanmu.

Efesus 4:2 (IDN) »
dengan segala kerendahan hati dan lemah lembut serta dengan panjang hati, menaruh sabar sama sendiri dengan kasih,
Kolose 3:13 dalam Konteks Surat Kolose
Ayat ini berada dalam bagian Kolose 3, terutama ketika Rasul Paulus mengarahkan jemaat kepada hidup baru dalam Kristus. Sesudah menekankan energi batin yang diperbarui dan arah yang benar dalam hubungan dengan sesama, Paulus menekankan satu hal praktis: sabar dan saling mengampuni. Ayat ini mengikat kualitas karakter Kristen pada kasih yang ekspresif dalam komunitas Bari-Kristiani, terutama di tengah perbedaan dan kecemasan antaranggota Gereja.
Maksud Pokok Ayat
Apa yang diminta Paulus adalah pola relasi yang berpusat pada kasih. Kerasulan menuntut kesabaran terhadap sesama dan pengampunan yang tidak bersyarat, terutama jika ada iri hati, sakit hati, atau perselisihan. Ia menegaskan bahwa pengampunan yang diberi Allah kepada kita menjadi teladan bagi kita untuk mengampuni sesama. Tanpa pengampunan, hidup komunitas Kristen kehilangan kekuatan kasih dan menjadi hambatan bagi penyataan Kristus di tengah jemaat.
Empat Tema Utama
Wawasan dari Tokoh-Tokoh Pewarta Alkitab (singkat)
Para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa pengampunan adalah pilihan aktif yang melampaui perasaan. Henry menekankan bahwa kasih yang sabar menahan marah dan menutupi kekurangan orang lain. Barnes menekankan bahwa kita tidak boleh memupuk dendam karena itu merusak diri kita sendiri dan komunitas. Clarke menekankan bahwa pengampunan mengikuti contoh Kristus dan membentuk jalan bagi kesatuan iman.
Cross-References yang Relevan
Penjelasan singkat: Efesus menekankan penerapan pengampunan dalam konteks perjumpaan Kristen, Matius menekankan motif hati dalam doa, sementara Roma menekankan respons moral terhadap perlakuan orang lain. Ketiganya saling melengkapi dalam membentuk hidup komunitas yang tertuju pada Kristus.
Refleksi Praktis
Pertanyaan praktis untuk jemaat: Apa saat ini ada orang yang Anda simpan buku lama atau luka? Apa langkah konkret untuk mengampuni tanpa menghapus batas sehat? Gunakan doa untuk meminta kekuatan sabar yang nyata, dan lakukan langkah-langkah damai secara bertahap, berlandaskan kasih Allah yang telah menebus kita.
Inti Penutup
Kolose 3:13 menegaskan bahwa hidup baru di Kristus membutuhkan hubungan yang hangat dan damai. Sabar terhadap sesama dan pengampunan adalah jalan untuk memperlihatkan kasih Allah, seraya menjaga persatuan jemaat dan mengarahkan semua orang pada Kristus sebagai Kepala Gereja.