Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmos 8:13 Tafsiran ayat Alkitab
Amos 8:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Pada hari itu juga anak dara yang terelok dan orang teruna yang pilihan itu akan lemah oleh dahaga.
Amos 8:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amos 8:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Hosea 2:3 (IDN) »
(2-2) Asal jangan Aku mengupaskan pakaiannya sampai ia telanjang dan Kutaruh akan dia seperti pada hari jadinya; asal jangan Kujadikan dia akan tanah pasir dan Kutaruh ia akan tanah yang kering dan Kubiarkan ia mati oleh dahaga.

Ratapan 1:18 (IDN) »
Bahwa Tuhan juga adil, karena aku sudah mendurhaka kepada firman-Nya; dengarlah olehmu, hai segala bangsa! Dan lihatlah kesukaranku; bahwa segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah dibawa dengan tertawan.

Ratapan 2:21 (IDN) »
Mereka itu terhantar di tanah dan pada segala lorong, baik tua baik muda; segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah rebah dimakan pedang; pada hari murka-Mu sudah Kaubunuh mereka itu, sudah Kaubantai dengan tiada sayang.
Amos 8:13 (IDN)—Goyang Rasa Dahaga di Hari Kiamat
Pada hari yang dimaksud Amos, Allah menubuatkan kegoncangan bagi umat Israel karena ketidakadilan ekonomi dan penindasan terhadap fakir miskin. Ayat ini menggambarkan dampak kekeringan rohani dan fisik: para anak dara yang terelok dan pemuda pilihan akan menjadi lemah oleh dahaga. Ayat ini menekankan bahwa kehendak Allah tidak membiarkan ketidakpedulian terhadap orang miskin tanpa konsekuensi, bahkan di tengah kemakmuran luar.
Ayat dalam konteks pasal
Amos 8 berisi nubuat tentang kelalaian ibadah dan ketidaksetiaan sosial Israel di tengah kemakmuran. Allah menolak upacara yang tidak didukung tindakan kasih kepada sesama. Ayat 13 melukiskan kehancuran rohani dan fisik yang datang karena kekurangan empati terhadap orang-orang yang lapar dan terdorong oleh kebutuhan dasar.
Pelajaran utama
Inti pesan ayat ini adalah peringatan tentang konsekuensi ketidakadilan sosial terhadap umat yang menuntut hak rohani tanpa memedulikan kedalaman kebutuhan sesama. Ketika kenyang secara lahiriah (kemakmuran materi), rohani mereka bisa melemah karena kekurangan kompas moral yang berpusat pada kasih dan keadilan bagi semua orang, terutama yang lemah.
Perbandingan dengan bagian lain
Aplikasi praktis
Para pembaca diajak memeriksa bagaimana kehidupan sehari-hari mencerminkan kepekaan terhadap kebutuhan sesama. Apakah kita memperjuangkan keadilan sosial di lingkungan kita, membagikan sumber daya kepada yang membutuhkan, dan menjaga integritas saat berbisnis? Ketahuilah bahwa kemakmuran yang tidak dibangun atas kasih bisa berujung pada lemahnya iman dan dampak rohani yang merosot.
Referensi silang singkat
1) Hosea 6:6 – lebih menghargai kasih daripada ritual; 2) Amos 5:24 – keadilan memjadi arus utama dalam ibadah; 3) Matius 23:23 – peringatan tentang ibadah yang kehilangan roh keadilan.
Rangkuman
Amos 8:13 menggambarkan bagaimana hari kiamat rohani bisa datang ketika kekayaan materi tidak berfungsi untuk mendorong keadilan dan kasih bagi mereka yang paling rapuh. Ayat ini menantang kita untuk menyeimbangkan antara iman yang beribadah dengan tindakan kasih yang nyata, sehingga tidak terjadi kemerosotan rohani di tengah kemakmuran.
Catatan singkat beralih ke peninjauan para penafsir klasik: Dalam karya-karya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, dicatat bahwa nubuat Amos sering menekankan muatan moral sosial. Frasa tentang sebab dahaga menegaskan bahwa kelaliman sosial berdampak langsung pada kesejahteraan manusia. Mereka menyorot bahwa ibadah tanpa keadilan menjadi damai yang rapuh. (Kutipan singkat yang relevan disajikan secara umum sesuai sumber-sumber klasik; tidak menyalin teks lengkap ayat-ayat.)