Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRatapan 1:18 Tafsiran ayat Alkitab
Ratapan 1:18 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa Tuhan juga adil, karena aku sudah mendurhaka kepada firman-Nya; dengarlah olehmu, hai segala bangsa! Dan lihatlah kesukaranku; bahwa segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah dibawa dengan tertawan.
Ratapan 1:18 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ratapan 1:18 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 119:75 (IDN) »
Maka kuketahui, ya Tuhan! akan segala keputusan hukum-Mu itu benar adanya, dan lagi sebab setiawanlah Engkau maka Engkau telah menyiksakan daku.

Yeremia 12:1 (IDN) »
Bahwa Engkau juga adil, ya Tuhan! jikalau aku masuk berhukum dengan Dikau sekalipun; kendatilah, biar aku juga berkata-kata dengan Dikau akan hal hukum-Mu: Mengapa gerangan jalan orang fasik itu beruntung? Mengapa dalam hal sentosa mereka itu sekalian, yang pembelot khianat adanya?

1 Samuel 12:14 (IDN) »
Jikalau kiranya kamu takut akan Tuhan dan berbuat bakti kepada-Nya dan mendengar akan suara-Nya dan tiada kamu mendurhaka akan firman Tuhan, niscaya kamu dan rajamu, yang memerintahkan kamu, itupun akan dalam pemeliharaan Tuhan, Allahmu.
Makna singkat Ratapan 1:18
Firman Tuhan adil meski menimbulkan penderitaan bagi umat-Nya ketika mereka berdosa. Ratapan 1:18 menegaskan bahwa Allah benar dalam perkaranya, sementara umat-Nya telah melanggar firman-Nya—mereka menerima akibatnya, dan bangsa-bangsa disuruh mendengar kesaksian tentang penderitaan Israel.
Latar belakang konteks
Pemazmur Ratapan menuliskan penderitaan kota Yerusalem yang telah ditaklukkan. Ayat ini menunjuk pada hubungan antara keadilan ilahi dan tanggung jawab umat-Nya. Israel telah durhaka, tetapi Allah tetap adil dalam memberi teguran dan pemulihan. Umat Allah diajak melihat realitas penderitaan sebagai akibat pilihan sendiri, sambil menantikan pemulihan oleh kasih-Nya.
Observasi interpretatif
Tema utama
Cross-references (silang dan penjelasan singkat)
Perenungan praktis
Kesulitan yang dialami komunitas bisa menjadi cermin untuk memeriksa komitmen kita kepada firman Tuhan. Menghadapi pendurhakaan dengan rendah hati, bertobat, dan kembali menepati perintah-Nya bukan sekadar menghindari hukuman, tetapi memperbarui hubungan dengan Allah yang adil dan penyayang. Dengarkan firman-Nya, pelajari sebab akibat tindakan kita, dan cari pemulihan dalam iman kepada-Nya.
Rangkuman penyertaan tokoh tafsir klasik
Para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa Ratapan 1:18 menonjolkan keadilan Tuhan yang tidak bercela meski umat menderita karena pemberontakan mereka sendiri. Mereka menyoroti bahwa seruan “dengarlah olehmu, hai segala bangsa” merangkul pembaca lintas bangsa untuk mengakui realitas disiplin ilahi dan kebutuhan akan pertobatan kolektif maupun pribadi. Peringatan tersebut diiringi dengan nasihat untuk memahami konteks historis kehancuran Yerusalem serta harapan pemulihan bagi mereka yang kembali kepada Tuhan dengan hati yang rendah hati.
Quotations (singkat, jika ada):
“Tuhan adil dalam segala jalan-Nya” (parafrasa agree sesuai para komentar klasik; tidak menyalin teks lengkap). Catatan: kutipan tepat dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disertakan sebagai kutipan panjang di sini karena hanya ringkasan terkait konteks dan tema; namun gambaran umum interpretatif mereka dijadikan referensi dalam rangkuman di atas.
Ayat terkait untuk studi lanjut: Rat. 3:39; Habakkuk 1:13; 2:4-5