Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Petrus 1:6 Tafsiran ayat Alkitab
2 Petrus 1:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan pengetahuanmu itu ditambah dengan kelakuan tertib; dan tertibmu itu ditambah dengan tekun; dan tekunmu itu ditambah dengan ibadat;
2 Petrus 1:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Petrus 1:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 10:36 (IDN) »
Karena tekun yang wajib bagimu, supaya setelah sudah melakukan kehendak Allah, kamu boleh memegang perjanjian itu.

Roma 5:3 (IDN) »
Tetapi bukannya itu sahaja, melainkan juga kita bermegah-megah di dalam kesukaran, sebab mengetahui, bahwa kesukaran itu mendatangkan sabar,

2 Petrus 1:6 (IDN): Pengetahuan, Kelakuan Tertib, Tekun, dan Ibadat
Dalam konteks surat Petrus yang menasihati iman yang bertumbuh, ayat ini membentuk rangkaian pertumbuhan rohani. Petrus mendorong orang percaya untuk mengembangkan sifat-sifat yang saling terkait: pengetahuan akan Allah, kelakuan tertib, ketekunan, ibadah, dan akhirnya kasih. Urutan ini menunjukkan bahwa pengenalan akan Tuhan tidak cukup sebagai pengetahuan abstrak; ia mesti diwujudkan dalam hidup sehari-hari melalui tindakan yang konsisten dan pola hidup yang berkenan kepada-Nya.
Inti pokok ayat
Ayat ini menekankan proses penambahan berkelanjutan: pengetahuan bertambah dengan kelakuan tertib; kelakuan tertib meningkatkan tekun; tekun memperdalam ibadah. Hasil akhirnya adalah iman yang hidup dan matang. Pola ini juga meneguhkan bahwa pertumbuhan rohani adalah suatu perjalanan bertahap, bukan sekadar penyimpanan informasi teologis.
Tema-tema utama
Beberapa pandangan tafsir klasik
Pandangan para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menegaskan bahwa rangkaian ini adalah bagian dari usaha menjaga iman agar tidak berjalan mati. Henry menekankan bahwa kebajikan moral yang terarah menuntun kita kepada pengetahuan yang berfirman dalam kehidupan; Barnes menekankan bahwa disiplin rohani menumbuhkan kestabilan iman; Clarke menambahkan bahwa melalui ketekunan kita memperkukuh pengharapan Kristus.
Hubungan dengan ayat-ayat terkait
Beberapa ayat yang memperkuat tema ini antara lain:
Penjelasan singkat: koneksi ini menegaskan bahwa iman yang hidup tidak hanya tahu tentang Tuhan, tetapi juga berjuang untuk hidup kudus dalam kenyataan sehari-hari, menghadapi godaan, dan berpegang pada harapan dalam Kristus.
Renungan praktis
Untuk pembaca modern, ayat ini mengajak evaluasi keseharian: apakah kita memperlakukan pengetahuan kita tentang Tuhan dengan disiplin teratur? Apakah kita menambahkan kelakuan tertib melalui kebiasaan doa, belajar Alkitab secara teratur, dan komitmen moral dalam pekerjaan serta hubungan? Ketekunan menuntun pada ibadah yang lebih intim, dimana Tuhan diprioritaskan sebagai pusat hidup kita.
Ringkasan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa pertumbuhan rohani adalah rangkaian berkelanjutan: pengetahuan tentang Tuhan berkembang melalui kelakuan tertib, yang diperkuat oleh ketekunan, dan akhirnya diwujudkan dalam ibadah yang hidup. Hidup iman yang sehat menuntun pada kasih yang matang dan pengabdian kepada Tuhan dalam segala hal.