Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Petrus 1:21 Tafsiran ayat Alkitab
2 Petrus 1:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
karena tiada pernah ada nubuat yang jadi dengan kehendak manusia, melainkan datangnya daripada Allah, diucapkan oleh orang yang digerakkan oleh Rohulkudus.
2 Petrus 1:21 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Petrus 1:21 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Timotius 3:15 (IDN) »
dan lagi dari kecil engkau sudah mengenal akan kitab yang kudus, yang boleh memberi kepadamu akal mendatangkan selamat oleh iman akan Kristus Yesus.

1 Petrus 1:11 (IDN) »
sambil memeriksakan masanya dan bagaimana keadaan masa yang ditunjukkan oleh Roh Kristus yang ada di dalam mereka itu, tatkala Roh itu sudah menyatakan terlebih dahulu segala sengsara Kristus dan kemuliaan yang berikut-ikut itu.

Lukas 1:70 (IDN) »
(seperti yang difirmankan-Nya dengan lidah segala nabi-Nya yang kudus, daripada permulaan dunia),
Kunci Interpretasi: Nubuat Bukan karena kehendak manusia, melainkan amanat Roh Kudus
Inti ayat 2 Petrus 1:21 menunjukkan bahwa nubuat dalam Alkitab bukan hasil pemikiran manusia semata, melainkan melalui dorongan Roh Allah. Poin utama: nubuat benar-benar berasal dari sumber ilahi; manusia yang menyampaikannya hanyalah penyampai firman, digerakkan oleh Roh Kudus.
Konteks sastra: cara Petrus menjelaskan nubuat suci
Ayat ini muncul dalam bagian pertama surat Petrus yang menekankan pertumbuhan rohani, kebenaran firman, dan kebenaran nubuat yang autentik. Petrus menyejajarkan nubuat dengan firman nabi-nabi Perjanjian Lama dan menegaskan bahwa pengungkapan rohani terjadi melalui kuasa Roh Kudus, bukan lewat inisiatif pribadi. Hal ini menenangkan pembaca dari potensi manipulasi pribadi atas pesan ilahi.
Signifikansi teologis
Pembacaan teologis menyoroti otonomi Allah sebagai sumber nubuat, serta partisipasi manusia sebagai wadah. Nubuat tidak dibuat untuk menonjolkan hikayat pribadi, melainkan untuk mengungkap kehendak Allah sendiri. Ajaran ini memperlihatkan relasi antara inspiration (pemberian ilham) dan autoritas nabi sebagai alat Tuhan, bukan sebagai sumber otonom pesanNya.
Hubungan dengan bagian-bagian lain Alkitab
Pertanyaan refleksi
Penutup singkat
Nubuat berasal dari Allah, diucapkan melalui orang-orang yang digerakkan oleh Roh Kudus. Kepercayaan dasar ini membangun fondasi bagi otoritas Alkitab dan mendorong umat percaya untuk menilai setiap pesan melalui kebenaran ilahi yang terwujud dalam firman-Nya.
Rujukan lintas Alkitab
Beberapa rujukan terkait: bagaimana Roh Kudus memimpin kebenaran, bagaimana firman Allah dinyatakan lewat nabi, dan bagaimana kita hidup di bawah pengaruh-Nya. Referensi ini membantu menafsir nubuat dalam kekristenan secara menyeluruh dan berimbang.
Kutipan singkat yang relevan (Rujukan pada para komentator publik domain): - Matthew Henry menekankan pentingnya Tuhan memperlengkapi nabi dengan firman-Nya, bukan hasil dari keinginan manusia. - Albert Barnes menekankan bahwa nubuat adalah pekerjaan roh yang mengungkap kehendak Allah secara jelas bagi umat-Nya. - Adam Clarke menyoroti bahwa dorongan Roh Kudus adalah sumber kebenaran yang tidak berubah, melampaui spekulasi manusia.