Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Petrus 1:14 Tafsiran ayat Alkitab
2 Petrus 1:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
sebab mengetahui bahwa kemahku ini dengan segeranya akan hilang kelak, sebagaimana Tuhan kita Yesus Kristus sudah menyatakan kepadaku.
2 Petrus 1:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Petrus 1:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yohanes 21:18 (IDN) »
Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu: Tatkala engkau muda, engkau sendiri mengikat pinggangmu, lalu pergi barang ke mana-mana kehendak hatimu; tetapi apabila engkau sudah tua kelak, engkau akan mengulurkan tanganmu, lalu seorang lain akan mengikatkan pinggangmu, dan membawa engkau barang ke mana yang tiada engkau suka."

Ulangan 31:14 (IDN) »
Bermula, maka kemudian dari pada itu berfirmanlah Tuhan kepada Musa demikian: Bahwa sesungguhnya ajalmu telah sampai, engkau akan mati! maka panggillah akan Yusak, lalu berdirilah kedua kamu hampir dengan kemah perhimpunan, supaya Aku memberi perintah kepadanya. Maka datanglah Musa dan Yusak, lalu berdiri hampir dengan kemah perhimpunan.

2 Petrus 1:14 (IDN): Pembebasan dari kemuliaan duniawi menuju kemuliaan kekal
Setting segera teks: Rasul Petrus menulis menjelang akhir hidupnya sebagai pengingat yang lembut bagi jemaatnya. Ia menegaskan bahwa kemahnya—badan fisik fana ini—akan segera hilang. Dalam konteks surat ini, ia merujuk pada kematian yang dekat, namun dengan keyakinan bahwa Tuhan Yesus telah berfirman tentang kepastian perlunya kemah itu digantikan dengan kemuliaan kekal. Ayat ini menutup bagian personal Petrus tentang pengakuan iman dan panggilan hidup yang berorientasi pada Kristus, sambil menegaskan realitas kefanaan manusia di tengah pengharapan akan pembaruan ilahi.
Apa yang ayat ini mengungkapkan tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa kehidupan fana manusia berada dalam tangan Tuhan. Tuhan Yesus sendiri telah menyatakan bahwa kemah fisik Petrus akan berakhir, menyiratkan otoritas Kristus atas hidup dan kematian. Iman di sini menuntun para percaya untuk menatap pada janji kekal yang tidak bisa binasa oleh waktu maupun masa depan yang tidak pasti. Dalam iman, kita belajar menerima kefanaan duniawi sambil mengejar kemuliaan yang dijanjikan Kristus.
Istilah dan gambaran penting
Wawasan terkait (cross-references) dan kaitannya
Pelajaran praktis untuk masa sekarang
1) Hidup dengan kenyataan kefanaan sambil menaruh pengharapan pada kemuliaan kekal. 2) Meneladani ketaatan kepada Kristus yang memegang kendali atas hidup dan ajal. 3) Mengutamakan perkara kekal dalam pilihan harian—etika, pelayanan, dan pemberian kasih kepada sesama. 4) Bersiap-siap melalui disiplin rohani: membaca Firman, berdoa, dan membangun komunitas iman yang saling membangun.
Ringkasan harmonis
Ayat ini mengajarkan bahwa kemuliaan Kristus mengakhiri kefanaan dunia. Tuhan telah menyatakan bahwa kemah manusia akan berakhir, tetapi bagi orang percaya, itu menegaskan perlunya hidup yang berfokus pada janji kekal. Kristus memegang kendali atas masa depan kita, memberi kita keberanian untuk hidup setia meski waktu berjalan cepat. Dalam kerangka bacaan secara keseluruhan, ayat ini menyatu dengan tema pembaruan hidup melalui iman kepada Kristus, seperti ditegaskan oleh para komentator publik domain yang dipakai sebagai rujukan: Henry, Barnes, Clarke, dan tambahan pandangan sejenis.
Cuplikan pendek dari sumber klasik: “Christ, who hath the keys of death and of hell, hath overcome” (abraian ringkas tema penguasaan Kristus atas akhir hidup).