Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 32:1 2 Tawarikh 32:2 2 Tawarikh 32:3 2 Tawarikh 32:4 2 Tawarikh 32:5 2 Tawarikh 32:6 2 Tawarikh 32:7 2 Tawarikh 32:8 2 Tawarikh 32:9 2 Tawarikh 32:10 2 Tawarikh 32:11 2 Tawarikh 32:12 2 Tawarikh 32:13 2 Tawarikh 32:14 2 Tawarikh 32:15 2 Tawarikh 32:16 2 Tawarikh 32:17 2 Tawarikh 32:18 2 Tawarikh 32:19 2 Tawarikh 32:20 2 Tawarikh 32:21 2 Tawarikh 32:22 2 Tawarikh 32:23 2 Tawarikh 32:24 2 Tawarikh 32:25 2 Tawarikh 32:26 2 Tawarikh 32:27 2 Tawarikh 32:28 2 Tawarikh 32:29 2 Tawarikh 32:30 2 Tawarikh 32:31 2 Tawarikh 32:32 2 Tawarikh 32:33



Makna Inti (Ringkasan Satu Kalimat)
Ayat ini menegaskan bahwa raja Hizkia menutup proyek penebatan pancuran air Gihon dan mengalirkannya melalui saluran bawah tanah ke sisi barat kota Daud; tindakan ini menunjukkan kejangguhan administrasi dan iman dalam mengamankan air bagi kota saat ancaman penyerangan.
Latar Belakang Nusantara
Pada masa Hizkia, kerajaan Yehuda menghadapi ancaman besar, termasuk blokade oleh raja asing. Pembangunan saluran air yang dibangun di bawah kota ini merupakan bagian dari persiapan pertahanan. Ketelitian teknis dalam menegat pancuran menunjukkan kecakapan manajemen negara dan ketekunan umat beriman untuk memastikan kelangsungan sumber daya vital di tengah tekanan musuh.
Observasi Penafsiran
Penafsiran Singkat
Ayat ini menekankan bahwa kebaikan Tuhan sering bekerja melalui kebijaksanaan manusia. Hizkia tidak hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga merencanakan infrastruktur yang menjaga kelangsungan hidup rakyat. Dalam konteks perhitungan ulang sumber daya, tindakan ini menunjukkan bagaimana keimanan memanifestasikan diri lewat kerja keras dan perencanaan yang cermat.
Pandangan Tokoh Penafsir (singkat)
Beberapa penafsir publik-domain menekankan bahwa tindakan Hizkia menggambarkan perpaduan antara iman yang hidup dan tanggung jawab sipil. Pendekatan praktis ini menyoroti bahwa menjaga kehidupan komunitas membutuhkan inovasi dan visi kepemimpinan yang visioner. Untuk gambaran historis, para penafsir biasanya menyoroti dampak strategis dari fasilitas air yang aman bagi kota di masa krisis.
Rujukan Silang yang Relevan
- 2 Raja-raja 18:17-19:35: Rangkuman ancaman Asyur dan upaya Hizkia menyalurkan air serta mempersiapkan benteng-benteng kota.
- 2 Tawarikh 32:1-8: Ringkasan umum mengenai strategi Hizkia menghadapi pengepungan dan dorongan umat untuk tetap percaya kepada Tuhan.
- Nehemia 2:17-18: Contoh kepemimpinan yang menggerakkan kerja sama komunitas untuk membangun kembali tembok dan fasilitas umum meski ada tekanan eksternal.
Pemikiran Praktis
Inti pesan: Hizkia menunjukkan bahwa berlangsungnya ketahanan kota tidak hanya bergantung pada kekuatan pasukan, tetapi juga pada kemampuan merawat sumber daya utama melalui upaya teknis yang terorganisir, yang dipandu oleh kepercayaan dan tanggung jawab kepemimpinan.
Quotations from classic commentators (in Indonesian):
“Maka Yehizkia itu juga yang sudah menebat pancuran air Gihon...”
Catatan: Penggunaan kutipan langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke di atas disampaikan hanya jika ada bagian yang tersedia secara publik-domain dan relevan; dalam teks ini, ringkasan di atas disajikan dengan parafrase yang menjaga makna asal tanpa menyalin panjang lebar.