Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 24:1 2 Tawarikh 24:2 2 Tawarikh 24:3 2 Tawarikh 24:4 2 Tawarikh 24:5 2 Tawarikh 24:6 2 Tawarikh 24:7 2 Tawarikh 24:8 2 Tawarikh 24:9 2 Tawarikh 24:10 2 Tawarikh 24:11 2 Tawarikh 24:12 2 Tawarikh 24:13 2 Tawarikh 24:14 2 Tawarikh 24:15 2 Tawarikh 24:16 2 Tawarikh 24:17 2 Tawarikh 24:18 2 Tawarikh 24:19 2 Tawarikh 24:20 2 Tawarikh 24:21 2 Tawarikh 24:22 2 Tawarikh 24:23 2 Tawarikh 24:24 2 Tawarikh 24:25 2 Tawarikh 24:26 2 Tawarikh 24:27



2 Tawarikh 24:25 (IDN) – Ringkasan dan Renungan
Petunjuk ini mengisahkan bagaimana peralihan kekuasaan dan tindakan akhir Hosea, raja Yehuda yang berbuat jahat, berdampak pada nasibnya. Ayat ini menuturkan muramnya akhir pemerintahan yang tidak berkenan kepada Allah, ketika para hambanya bersekongkol hendak mendurhaka karena dendam dan luka yang ditinggalkan atas kematian imam Yoyada. Titik tolaknya adalah konsekuensi dari ketidaktaatan dan perpecahan di dalam kerajaannya, meskipun pewaris tahta itu sedang berada dalam lingkaran bangsawan pasca-nya imam besar Yoyada.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam pasal ini, raja Yehu ditangkap karena tindakannya secara jelas menodai perjanjian dengan Allah. Setelah luka parah dan kehilangan kendali, para hamba sang raja merencanakan pemberontakan. Karena pengaruh darah imam Yoyada yang dahulu menegakkan perjanjian, raja dihadapkan pada tindakan hukum dari dalam istana sendiri. Puncaknya adalah kematian raja dan dikuburkannya ia di luar kuburan para raja yang dimahkotai dengan hormat di Israel.
Gagasan pokok dan pelajaran rohani
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Beberapa bagian Alkitab menekankan tema kejatuhan karena ketidaktaatan pemimpin, seperti pada cerita raja-raja yang menolak perjanjian Allah. Dalam tarikan serupa, orang-orang beriman dihadapkan pada konsekuensi tindakan mereka sendiri, sementara Allah mempertahankan keadilan meski seringkali menunda pelaksanaan adil-Nya.
Rujukan silang yang relevan
1) 2 Tawarikh 24:24 – menunjukkan bagaimana maksud perjanjian dan tindakan orang-orang menimbulkan kekuatan silam dari Allah atas raja yang bersalah.
2) 2 Tawarikh 24:26 – memperlihatkan bagaimana kerugian dan akhir hidup raja dihubungkan dengan keadaan gereja dan rencana Allah atas bangsa.
3) Ulangan 28:15-20 – mengingatkan dampak ketaatan dan pembangkangan atas berkat dan kutuk yang mengikuti bangsa Israel.
Terapkan kebenaran ini dalam iman harian
Tidak semua ujian dan bahaya muncul karena satu tindakan buruk semata; namun pemeliharaan Allah menuntut ketaatan berkelanjutan. Kisah ini mengajak kita memeriksa sikap hati terhadap otoritas Allah, serta menimbang bagaimana tindakan pribadi memengaruhi komunitas. Doa harian sebaiknya memohon hikmat untuk menimbang jalan yang benar, menjaga integritas, dan menghindari jebakan amarah atau dendam yang merusak persaudaraan di dalam tubuh percaya.
Inti ringkas
Ayat ini menekankan bahwa akibat dari ketidaktaatan pemimpin dan kebijaksanaan manusia tanpa iman dapat berujung pada kematian dan penguburan yang tidak layak di hadapan bangsa. Kebenaran Allah tetap adil, meskipun manusia berupaya mendurhaka.