Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 18:1 2 Tawarikh 18:2 2 Tawarikh 18:3 2 Tawarikh 18:4 2 Tawarikh 18:5 2 Tawarikh 18:6 2 Tawarikh 18:7 2 Tawarikh 18:8 2 Tawarikh 18:9 2 Tawarikh 18:10 2 Tawarikh 18:11 2 Tawarikh 18:12 2 Tawarikh 18:13 2 Tawarikh 18:14 2 Tawarikh 18:15 2 Tawarikh 18:16 2 Tawarikh 18:17 2 Tawarikh 18:18 2 Tawarikh 18:19 2 Tawarikh 18:20 2 Tawarikh 18:21 2 Tawarikh 18:22 2 Tawarikh 18:23 2 Tawarikh 18:24 2 Tawarikh 18:25 2 Tawarikh 18:26 2 Tawarikh 18:27 2 Tawarikh 18:28 2 Tawarikh 18:29 2 Tawarikh 18:30 2 Tawarikh 18:31 2 Tawarikh 18:32 2 Tawarikh 18:33 2 Tawarikh 18:34



Makna Langsung Ayat
Mikha menyatakan bahwa sang nabi akan mengetahui kebenaran jawaban di hari ketika Ahab mencoba untuk bersembunyi dari musuh, berlari dari sebuah kamar ke kamar lain untuk menyembunyikan diri. Ini menekankan ketidakmampuan manusia untuk menghindari konsekuensi Tuhan meski dilakukan penyamaran atau penyembunyian fisik.
Latar Belakang Kontekstual
Ayat ini berada dalam konteks konflik antara Ahab raja Israel dan nabi Mikha yang bernubuat mengenai kekalahan pasukan Israel karena ketidaktaatan Ahab. Ahab berkolaborasi dengan raja Yerusalem untuk melawan bangsa Aram, tetapi Mikha meramalkan bahwa raja akan gagal dan mencoba menyembunyikan diri dari peperangan. Ayat ini menunjukkan bahwa upaya menyembunyikan diri tidak bisa menghindarkan seseorang dari realitas kehendak Allah yang telah dinubuatkan.
Observasi Tafsiran
Penafsiran Singkat
Arahkan fokus pada realitas moral: tindakan menyembunyikan diri di bilik-bilik menunjukkan usaha manusia menghindari pertanggungjawaban, tetapi Allah menilai hati dan perbuatan. Ayat ini mengingatkan bahwa pembenaran diri tidak mengubah kenyataan rohani maupun ketetapan Tuhan.
Pemikiran Tematik
Referensi Terkait
- 1 Samuel 24:20-21: Upaya Saul untuk mengubur gagasan kehilangan kendali ketika bertemu dengan Daud, menunjukkan bagaimana penyembunyian tidak mengubah kebenaran situasi.
- Yesaya 29:15: Orang mengira menyembunyikan diri dari Tuhan, tetapi Tuhan mengetahui semua rencana hati mereka.
- Wahyu 6:15-17: Ketika masa penghakiman datang, tidak ada tempat untuk bersembunyi dari hadapan Yang Mahakuasa.
Inti Praktis
Wawasan dari Santo Bapa Penafsir Terkait (ringkas)
Mengikuti pola penafsiran para komentator publik domain, ayat ini dipandang sebagai penekanan pada respons manusia terhadap nubuat dan consequences-nya. Secara umum, pandangan para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa upaya manusia untuk menghindar dari kebenaran tidak mempan terhadap penilaian Tuhan dan keadilan-Nya.
Quotations (singkat) dari sumber terdahulu yang relevan: Tidak ada kutipan langsung panjang yang diperlukan, namun catatan umum citra para komentator menyoroti tema penghakiman ilahi terhadap pelarian manusia dari kenyataan.