Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 11:1 2 Tawarikh 11:2 2 Tawarikh 11:3 2 Tawarikh 11:4 2 Tawarikh 11:5 2 Tawarikh 11:6 2 Tawarikh 11:7 2 Tawarikh 11:8 2 Tawarikh 11:9 2 Tawarikh 11:10 2 Tawarikh 11:11 2 Tawarikh 11:12 2 Tawarikh 11:13 2 Tawarikh 11:14 2 Tawarikh 11:15 2 Tawarikh 11:16 2 Tawarikh 11:17 2 Tawarikh 11:18 2 Tawarikh 11:19 2 Tawarikh 11:20 2 Tawarikh 11:21 2 Tawarikh 11:22 2 Tawarikh 11:23



Makna langsung ayat
2 Tawarikh 11:20 menjelaskan bahwa raja Rab a Mesir membuat Maakha, putra Absalom, menjadi istri-istrinya, sehingga lahirlah Abia, Atai, Ziza, dan Selomit. Ayat ini menyoroti kebijakan politik saling mengikat melalui pernikahan keluarga bangsawan untuk memperkuat aliansi, serta dampak status raja pada garis keturunan yang menambah nama-nama penting dalam dinasti tersebut.
Latar konteks
Setelah kerajaan Israel dan Yehuda terpisah, Rehabeam memerintah Yehuda. 2 Tawarikh 11 menyoroti usaha Raja Rehabeam untuk meneguhkan kekuasaannya dengan memperbanyak pasukan, tembok kota, dan pernikahan keluarga bangsawan. Maakha, istri Absalom, bukan sekadar perwujudan kebiasaan politis, melainkan penghubung antara dinasti raja dan dinasti bangsawan lain. Penyebutan nama-nama anaknya menekankan keturunan yang lahir melalui pernikahan tersebut dan bagaimana hal itu membentuk garis kekuasaan.
Pengamatan interpretatif
Cuplikan pandangan para komentator (ringkas)
Beberapa penafsir menjelaskan bahwa tindakan membuat Maakha sebagai istri menunjukkan upaya mempererat aliansi melalui garis keturunan; namun demikian, konteks kronik sering menyoroti keseimbangan antara stabilitas politik dan potensi konflik internal karena pewarisan dinasti.
Kutipan yang relevan dari karya-karya publik-domain tak langsung, jika diperlukan, akan disajikan dalam pengertian umum tanpa menyalin teks penuh.
Referensi silang singkat
1) 2 Tawarikh 10-12: bagaimana kebijakan raja mempengaruhi stabilitas Yehuda; 2) 1 Tawarikh 3: kombinasi garis keturunan dinasti bersama dengan pernikahan bangsawan; 3) Keluaran sejarah raja-raja Israel dan Yehuda yang menggarisbawahi strategi pernikahan politik.
Inti praktis yang dapat direnungkan
Kisah singkat ini mengingatkan bahwa tindakan politis untuk menjaga kestabilan negara dapat membawa manfaat jangka pendek tetapi juga memperlihatkan bagaimana garis keturunan dan hubungan keluarga membentuk identitas kerajaan. Dalam kehidupan iman, kita diajak mengutamakan kasih setia kepada Allah dan menjaga integritas keluarga, sambil waspada terhadap godaan mengandalkan gelar duniawi untuk keamanan.
Penutup ringkas
Ayat ini menekankan mekanisme politik di balik pewarisan dan aliansi, serta bagaimana keturunan tetap menjadi bagian penting dari ingatan sejarah Israel. Dalam konteks iman, kita melihat bagaimana rencana Tuhan bekerja melalui manusia, meski dengan nuansa kebijakan manusia yang beragam.