Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Raja-raja 1 1 Raja-raja 2 1 Raja-raja 3 1 Raja-raja 4 1 Raja-raja 5 1 Raja-raja 6 1 Raja-raja 7 1 Raja-raja 8 1 Raja-raja 9 1 Raja-raja 10 1 Raja-raja 11 1 Raja-raja 12 1 Raja-raja 13 1 Raja-raja 14 1 Raja-raja 15 1 Raja-raja 16 1 Raja-raja 17 1 Raja-raja 18 1 Raja-raja 19 1 Raja-raja 20 1 Raja-raja 21 1 Raja-raja 22Verse
1 Raja-raja 14:1 1 Raja-raja 14:2 1 Raja-raja 14:3 1 Raja-raja 14:4 1 Raja-raja 14:5 1 Raja-raja 14:6 1 Raja-raja 14:7 1 Raja-raja 14:8 1 Raja-raja 14:9 1 Raja-raja 14:10 1 Raja-raja 14:11 1 Raja-raja 14:12 1 Raja-raja 14:13 1 Raja-raja 14:14 1 Raja-raja 14:15 1 Raja-raja 14:16 1 Raja-raja 14:17 1 Raja-raja 14:18 1 Raja-raja 14:19 1 Raja-raja 14:20 1 Raja-raja 14:21 1 Raja-raja 14:22 1 Raja-raja 14:23 1 Raja-raja 14:24 1 Raja-raja 14:25 1 Raja-raja 14:26 1 Raja-raja 14:27 1 Raja-raja 14:28 1 Raja-raja 14:29 1 Raja-raja 14:30 1 Raja-raja 14:31



Setting segera pada 1 Raja-raja 14:21
Kata ini menyebut Rehabeam bin Sulaiman memulai pemerintahan di Yehuda. Ia memerintah selama empat puluh satu tahun, dan masa kekuasaannya berlangsung tujuh belas tahun di Yeruzalem, kota yang dipilih Tuhan sebagai tempat berdiangnya nama-Nya. Ayat ini menandai dimulainya periode baru dalam sejarah Israel, ketika Israel terpecah menjadi dua kerajaan setelah kematian Salomo.
Apa yang diungkapkan teks tentang Allah dan iman
Teks menegaskan bahwa Tuhan memiliki rencana danPemilihan-Nya atas tempat ibadah dan nama-Nya. Meski demikian, fokus utama pada ayat ini adalah penetapan garis keturunan raja dan lokasi ibadah; ini menuntun pembaca untuk melihat bagaimana kesetiaan Allah terhadap janji-janji-Nya tercermin dalam kenyataan sejarah, meski kehidupan raja-raja sering membuahkan kegagalan manusia.
Penjelasan kata dan gambaran penting
- Yeruzalem adalah kota yang diteguhkan sebagai pusat ibadah bagi suku-suku Israel pada masa itu, menjadi lambang kehadiran Tuhan di tengah umat.
- Tuhan memilih – ungkapan ini menunjukkan bahwa pemilihan tempat ibadah bukan hasil kerja manusia, melainkan inisiatif ilahi untuk meneguhkan nama-Nya di antara bangsa-bangsa.
Rujukan terkait
Penjelasan singkat mengenai hubungan: Ruang kenabian dan janji Allah terkait Yerusalem berlangsung melalui garis keturunan raja, menunjuk bahwa identitas bangsa umat Allah bergantung pada ketaatan kepada-Nya dan pemeliharaan-Nya atas tempat ibadah-Nya.
Konteks terang untuk pembaca masa kini
Ayat ini mengajak kita melihat dua hal penting: pertama, peristiwa sejarah tidak terlepas dari tindakan Allah yang membimbing umat-Nya melalui raja-raja dan pusat ibadahnya. Kedua, identitas rohani umat Allah tidak hanya berdasarkan kepatuhan pribadi, tetapi juga pada bagaimana umat berfokus pada pemujaan yang benar di tempat yang telah ditetapkan Allah. Meskipun Rehabeam tidak selalu menjadi contoh taat, kebenaran bahwa Tuhan tetap mengawasi garis keturunan dan menjaga keberlanjutan ibadah-Nya tetap relevan bagi kita yang hidup di masa kini.
Intisari pendekatan rohani
- Tuhan menjaga distansi antara kepentingan manusia dan pemeliharaan-Nya atas umat-Nya melalui tempat ibadah-Nya.
- Pemilihan lokasi ibadah mengingatkan bahwa ibadah yang benar berpusat pada pengakuan kedaulatan Allah dan ketaatan umat kepada-Nya.