Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Raja-raja 1 1 Raja-raja 2 1 Raja-raja 3 1 Raja-raja 4 1 Raja-raja 5 1 Raja-raja 6 1 Raja-raja 7 1 Raja-raja 8 1 Raja-raja 9 1 Raja-raja 10 1 Raja-raja 11 1 Raja-raja 12 1 Raja-raja 13 1 Raja-raja 14 1 Raja-raja 15 1 Raja-raja 16 1 Raja-raja 17 1 Raja-raja 18 1 Raja-raja 19 1 Raja-raja 20 1 Raja-raja 21 1 Raja-raja 22Verse
1 Raja-raja 20:1 1 Raja-raja 20:2 1 Raja-raja 20:3 1 Raja-raja 20:4 1 Raja-raja 20:5 1 Raja-raja 20:6 1 Raja-raja 20:7 1 Raja-raja 20:8 1 Raja-raja 20:9 1 Raja-raja 20:10 1 Raja-raja 20:11 1 Raja-raja 20:12 1 Raja-raja 20:13 1 Raja-raja 20:14 1 Raja-raja 20:15 1 Raja-raja 20:16 1 Raja-raja 20:17 1 Raja-raja 20:18 1 Raja-raja 20:19 1 Raja-raja 20:20 1 Raja-raja 20:21 1 Raja-raja 20:22 1 Raja-raja 20:23 1 Raja-raja 20:24 1 Raja-raja 20:25 1 Raja-raja 20:26 1 Raja-raja 20:27 1 Raja-raja 20:28 1 Raja-raja 20:29 1 Raja-raja 20:30 1 Raja-raja 20:31 1 Raja-raja 20:32 1 Raja-raja 20:33 1 Raja-raja 20:34 1 Raja-raja 20:35 1 Raja-raja 20:36 1 Raja-raja 20:37 1 Raja-raja 20:38 1 Raja-raja 20:39 1 Raja-raja 20:40 1 Raja-raja 20:41 1 Raja-raja 20:42 1 Raja-raja 20:43



Makna Pokok 1 Raja-raja 20:1
Ayat ini menggambarkan permulaan serangan Raja Benhadad dari bangsa Aram terhadap Samaria, ibu kota Kerajaan Israel Utama pada masa itu. Benhadad mengumpulkan pasukannya yang besar—32 raja-raja sekutu, pasukan kuda dan bala tentaranya—dan mengepung Samaria untuk menyerang orang Israel. Inti pesan ayat ini adalah gambaran kekuatan musuh yang serius di hadapan umat Allah dan kesiapan raja Israel menghadapi ancaman konfrontatif.
Latar belakang konteks
Setelah terpecahnya kerajaan menjadi Israel di Utara dan Yehuda di Selatan, hubungan dengan Aram (Syria) sering tegang. Benhadad I pernah bersekutu atau berseteru dengan kerajaan Israel, dan pada masa ini ia memobilisasi koalisi besar untuk menaklukkan Samaria. Pengepungan menunjukkan dinamika politik dan militer yang khas pada abad-abad kuno: koalisi raja-raja sekutu, peran kavaleri, dan pentingnya kota-kota kunci seperti Samaria sebagai pusat pertahanan.
Observasi penafsiran
Inti teologis dan praktis
Ayat ini menekankan bagaimana umat Allah berada di bawah tekanan dunia luar, tetapi tetap dipanggil untuk mengandalkan Allah dalam menghadapi ancaman. Pengalaman pengepungan memberi kesempatan bagi pemulihan iman, penyerahan diri, dan pertimbangan hikmat dalam mengatur pertahanan serta perlindungan bagi kota Tuhan.
Rujukan lintas yang relevan
1) 2 Tawarikh 18:6–7 — Mengimplikasikan tema persahabatan dan perseteruan politik antara bangsa-bangsa serta pilihan untuk mencari jasa nabi sebagai pembimbing. Dinamika serupa memicu respons umat Allah terhadap ancaman eksternal.
2) 2 Raja-raja 6:24–29 — Menggambarkan bagaimana ancaman eksternal dapat memunculkan krisis kemanusiaan dan kepercayaan umat terhadap perlindungan Tuhan serta kebijaksanaan pemimpin.
3) Mazmur 46:1–3 — Menegaskan tema perlindungan Tuhan di tengah guncangan kota dan ancaman, mengundang iman untuk berpegang pada Tuhan sebagai tempat perlindungan.
Refleksi praktis singkat
Catatan kutipan terperinci: Dalam sumber-sumber tafsiran berbahasa Inggris berstatus public domain, dua penafsir yang kerap dirujuk adalah Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke.adalah catatan umum tentang gaya narratif pengepungan dan perlunya iman; kutipan langsung spesifik terhadap ayat ini tidak secara eksplisit disediakan dalam ringkasan terjemahan ini untuk menjaga keaslian konteks bahasa Indonesia. Namun, prinsip umum dari komentar klasik menekankan perlunya menggantungkan diri pada Tuhan saat ancaman besar menghadang.