1 Korintus 10:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Tiada boleh kamu minum daripada cawan Tuhan beserta dengan cawan segala setan. Dan tiada boleh kamu mendapat bahagian daripada hidangan Tuhan beserta dengan hidangan segala setan itu.

Ayat sebelumnya
« 1 Korintus 10:20
Ayat berikutnya
1 Korintus 10:22 »

1 Korintus 10:21 Tafsiran ayat Alkitab

Inti interpretatif utama

1 Korintus 10:21 menegaskan bahwa orang percaya tidak bisa memiliki dua bagian sekaligus: minum cawan Tuhan dan cawan segala setan. Ayat ini menyoroti eksklusivitas komitmen rohani kita pada Kristus dan kerasnya kompromi dalam kehidupan iman yang membuahkan akibat spiritual yang nyata.

Konteks sastra

Ayat ini berada dalam bagian surat Paulus kepada jemaat Korintus yang membahas kebebasan Kristen, penyalahgunaan makanan dan perjamuan, serta sikap umat terhadap penyembahan berhala. Dalam konteks kebiasaan Korintus yang semula berbaur antara ibadah kepada berhala dan perjamuan Tuhan, Paulus menekankan bahwa maksud dari perjamuan Tuhan (komuni dengan Kristus) tidak bisa dicampur dengan persekutuan dengan berhala. Pengajaran ini menegaskan garis tegas antara kemantapan iman kepada Kristus dan kompromi dengan praktik berhala.

Akar teologis

Prinsip inti adalah eksklusivitas kasih dan loyalitas kepada Tuhan. Perjamuan Tuhan adalah partisipasi langsung dengan Kristus dalam tubuh-Nya yang mati dan bangkit; persekutuan dengan berhala melibatkan penyembahan yang bertentangan dengan siapa Allah sejati. Karena itu, tidak ada jalan untuk memakan bagian di meja Tuhan sambil memelihara bagian di meja setan; keduanya saling menguatkan kebutaan rohani jika dipandang sebagai dua jalur yang setara.

Rujukan lintas Alkitab yang relevan

  • Efesus 5:11-12 — Menolak perbuatan gelap dan tidak menyebutkan perbuatan kegelapan secara terang-terangan sebagai bagian dari kehidupan orang percaya.
  • Roma 11:22 — Menegaskan pentingnya pengamalan iman yang benar dan tidak menyombongkan diri atas kasih karunia Allah; menjaga keseimbangan antara kasih karunia dan tanggung jawab kehidupan rohani.
  • Yesaya 1:29-31 — Menggambarkan konsekuensi mengganti kemuliaan Tuhan dengan hal-hal duniawi dan membawa kebingungan rohani.

Penjelasan singkat: Perbandingan ini menekankan bahwa hidup Kristen menuntut kepatuhan penuh kepada Kristus; kompromi dengan praktik berhala merusak hubungan kita dengan Tuhan dan meniadakan makna persekutuan kudus.

Signifikansi teologis

Ayat ini menegaskan bahwa identitas dan orientasi hidup orang percaya tidak bisa dibagi. Alih-alih menjadi bagian dari dua meja, jemaat dipanggil untuk memilih Allah yang benar dalam segala aspek hidup sehari-hari. Ini juga mengingatkan komunitas gereja untuk menjaga kemurnian praktik keagamaan mereka dan menghindari sinyal-sinyal yang menyesatkan.

Pertanyaan refleksi

  • Apa saja "meja" berhala yang secara pribadi menarik perhatian saya, dan bagaimana cara saya menolaknya tanpa menghakimi orang lain?
  • Bagaimana saya menjaga keutuhan komuni dengan Kristus di tengah tekanan budaya yang menawarkan jalan yang tampak lebih mudah?

Kesimpulan singkat

Ayat ini mengajak kita untuk menilai loyalitas kita kepada Tuhan secara tegas. Dalam Kristus, kita dipanggil kepada satu persekutuan yang tidak bercampur dengan penyembahan berhala. Kompitensi iman dinilai dari bagaimana kita hidup mengikuti jejak Kristus dalam segala aspek, tanpa kompromi terhadap praktik-praktik duniawi yang bertentangan dengan firman Allah.

Catatan singkat dari tokoh teologi publik domain lama:

Beberapa penafsir klasik menekankan bahwa perjamuan Tuhan adalah tanda kesatuan dengan Kristus dan tubuh-Nya yang baru. Ketegasan Paulus di sini berakar pada pengakuan bahwa kasih karunia Allah tidak dapat dibagi dengan penyembahan berhala. Dalam karya-karya klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, prinsip eksklusivitas iman tetap menjadi garis besar tafsiran terhadap ayat ini.

Quotations (singkat) yang relevan:

Matthew Henry menekankan: "Tidak boleh kamu minum cawan Tuhan beserta dengan cawan segala setan." [kutipan ringkas terkait tema eksklusivitas iman]

Cross-references telah disederhanakan untuk keluwesan bacaan; tidak menyalin teks afiliasi penuh ayat yang dirujuk.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Korintus 10:21 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 6:24 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Matius 6:24 (IDN) »
Tiada dapat seorang jua pun bertuankan dua orang; karena tak dapat tiada seorang dibencinya dan seorang dikasihinya kelak, atau ia berpegang pada seorang dan meringankan yang lain. Tiadalah dapat kamu bertuhankan Allah bersama-sama dengan Mammon."

1 Raja-raja 18:21 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Raja-raja 18:21 (IDN) »
Setelah itu maka dihampiri Elia kepada segenap orang banyak itu, lalu katanya: Berapa lamakah kamu berjalan pincang dengan ingatan bercabang? Jikalau Tuhan itu Allah, baiklah kamu mengikut Dia, tetapi jikalau kiranya Baal, baiklah kamu mengikut dia? Maka sepatah katapun tiada disahut orang banyak itu akan dia.

2 Korintus 6:15 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Korintus 6:15 (IDN) »
Dan pakat apakah yang ada di antara Kristus dengan Belial? Atau apakah bahagian orang beriman dengan yang tiada beriman?

IDN Pilih kitab dalam Alkitab