Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
1 Korintus 10:1 1 Korintus 10:2 1 Korintus 10:3 1 Korintus 10:4 1 Korintus 10:5 1 Korintus 10:6 1 Korintus 10:7 1 Korintus 10:8 1 Korintus 10:9 1 Korintus 10:10 1 Korintus 10:11 1 Korintus 10:12 1 Korintus 10:13 1 Korintus 10:14 1 Korintus 10:15 1 Korintus 10:16 1 Korintus 10:17 1 Korintus 10:18 1 Korintus 10:19 1 Korintus 10:20 1 Korintus 10:21 1 Korintus 10:22 1 Korintus 10:23 1 Korintus 10:24 1 Korintus 10:25 1 Korintus 10:26 1 Korintus 10:27 1 Korintus 10:28 1 Korintus 10:29 1 Korintus 10:30 1 Korintus 10:31 1 Korintus 10:32 1 Korintus 10:33



Perjanjian Persekutuan dalam Cawan Berkat dan Roti Pecahan
Inti utama ayat ini ialah menegaskan bahwa persekutuan jemaat dengan Kristus berlangsung melalui tanda-tanda kudus: cawan berkat dan roti pecahan. Karena itu, memaknai Perjamuan Tuhan adalah partisipasi dalam darah dan tubuh Kristus secara rohani, bukan sekadar ritual eksternal.
Konteks Sastra
1 Korintus 10:16 muncul dalam konteks pembahasan Paulus mengenai perjamuan Tuhan dan bahaya penyalahgunaan perjamuan yang dapat memupuk kesombongan, perselisihan, atau perilaku tidak suci di antara jemaat Korintus. Paulus menegaskan bahwa bagian-bagian roti dan cawan menunjukkan persatuan umat percaya dengan Kristus dan dengan satu sama lain sebagai anggota satu tubuh.
Signifikansi Teologis
- Persekutuan dengan Kristus: cawan berkat adalah simbol penyatuan dengan Kristus dalam darah-Nya yang menebus dosa. Tanpa karya-Nya, tidak ada partisipasi yang sah. Dan roti yang kita pecahkan menandai tubuh Kristus yang koyak bagi umat percaya, sehingga perjamuan menegaskan identitas bersama sebagai umat yang dipersatukan dalam Kristus.
- Komunitas di antara umat percaya: kata persekutuan di sini menekankan hubungan diam-diam yang terjadi ketika jemaat menerima simbol-simbol ini bersama-sama. Mereka bukan sekadar penghormatan pribadi, melainkan kenyataan sosial rohani: satu tubuh dalam Kristus yang saling bertanggung jawab.
Wawasan dari Penafsir Terdahulu
Beberapa penafsir klasik menyoroti bahwa tanda-tanda perjamuan mengikat jemaat secara spiritual kepada Kristus dan satu sama lain dalam kedalaman iman, sambil memperingatkan agar tidak ada bagian dari tubuh Kristus yang bekerja melawan keutuhan jemaat. Catatan singkat dari sumber-sumber beredar menggarisbawahi arti simbolis darah dan tubuh sebagai realitas rohani yang dilambangkan melalui unsur-unsur tersebut.
Hubungan Alkitabiah
Beberapa lintasan kaitan meliputi:
Penjelasan singkat mengenai hubungan ini: pernyataan dalam 1 Korintus 10:16 menegaskan bahwa simbol-simbol tersebut membangun hubungan berlangsung antara kita dengan Kristus dan di antara sesama umat percaya, menyehatkan kehidupan jemaat secara rohani dan memperdalam komitmen kita kepada Kristus.
Pertanyaan Refleksi
Kesimpulan Singkat
Ayat ini mengajak jemaat untuk merayakan persekutuan yang sejati: melibatkan Kristus dalam setiap bagian Perjamuan dan mengikat kita secara rohani dengan-Nya serta dengan sesama percaya. Partisipasi bukan sekadar tindakan simbolis, tetapi pernyataan hidup bahwa kita adalah satu tubuh dalam Kristus.
Cuplikan pendek dari penafsiran terdahulu untuk rujukan: “persekutuan di dalam darah Kristus” dan “persekutuan di dalam tubuh Kristus” menegaskan bahwa makna simbolis adalah realitas rohani yang diberikan Allah melalui Kristus, agar jemaat hidup dalam persatuan dan kesucian.