1 Tawarikh 7:34 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka bani Semer itulah Abi dan Rohega dan Yehuba dan Aram.

Ayat sebelumnya
« 1 Tawarikh 7:33
Ayat berikutnya
1 Tawarikh 7:35 »

1 Tawarikh 7:34 Tafsiran ayat Alkitab

1 Tawarikh 7:34 (IDN)

Ayat ini mencatat garis keturunan bani Semer, yang menetapkan identitas suku bangsa Israel pada masa perantaraan antara tokoh-tokoh patriarchal dan pembentukan dinasti suku. Dalam konteks kitab 1 Tawarikh, daftar suku dan keturunan dipakai untuk menegaskan garis keturunan, hak waris, serta hubungan antara suku-suku Israel yang hidup berdampingan setelah pembuangan dan pemulihan umat.

Inti makna ayat

Ayat ini menegaskan bahwa “bani Semer itulah Abi dan Rohega dan Yehuba dan Aram.” Secara singkat, penamaan empat anggota keluarga ini membingkai bagian dari garis keturunan Semer yang bersifat genealogis, menunjukkan keterkaitan darah serta peran mereka dalam menjaga identitas bangsa. Pembaca diajak memahami bahwa setiap nama mempunyai tempat dalam sejarah keselamatan umat Allah, meskipun fokus narasi di kitab 1 Tawarikh adalah penyusunan ulang suku-suku sebagai bagian dari pemulihan budaya dan ibadah Israel.

Tema utama

  • Keturunan sebagai identitas bangsa. Ketertulangan nama-nama menunjukkan kesinambungan garis keturunan dari Semer hingga anggota keluarga tertentu.
  • Pengakuan historis. Daftar keluarga menegaskan tata kelola dan hak atas warisan serta peran mereka dalam komunitas yang dipulihkan.

Cross-references yang relevan

- Identitas suku dan garis keturunan sering dibahas dalam 1 Tawarikh di bagian daftar suku (mis. 1 Tawarikh 2–8). Susunan seperti ini membantu pembaca melihat bagaimana pemurnian ibadah dan administrasi umat berjalan melalui garis keturunan yang terhubung langsung dengan perjanjian Tuhan.

- Ketertarikan pada anggota keluarga dalam catatan genealogis juga muncul di bagian lain yang menekankan peran harian dan tanggung jawab keluarga dalam pertemuan-pertemuan ibadah serta kepemilikan tanah.

Hubungan praktis dan refleksi rohani

Ayat genealogis mengajak kita merenungkan arti identitas rohani: setiap orang percaya adalah bagian dari garis besar rencana Tuhan. Walau kita tidak selalu berada di garis depan cerita besar, kita tetap dipanggil menjadi bagian dari komunitas yang dipelihara-Nya. Kepatuhan pada warisan iman—serta rasa tanggung jawab terhadap sesama anggota jemaat—membangun kohesi dan tujuan bersama di dalam ibadah dan pelayanan.

Pengamatan historis singkat dari para penafsir terdahulu

Para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya daftar genealogis sebagai alat penggenapan janji Allah dan identitas bangsa. Mereka menyoroti bahwa fokus utama bukan hanya nama-nama, tetapi peran mereka dalam menjaga kesatuan umat serta pemeliharaan perjanjian ilahi dalam masa pemulihan. Satu kutipan singkat dari sumber-sumber klasik ini menegaskan bahwa catatan garis keturunan adalah bukti kasih setia Allah dalam menumbuhkan umat-Nya melalui generasi.

Ringkasan singkat

1 Tawarikh 7:34 menegaskan garis keturunan bani Semer, memperlihatkan bagaimana umat Allah mempertahankan identitas kolektif melalui nama-nama leluhur. Ayat ini, meski bersifat genealogis, berfungsi sebagai bagian dari narasi pemulihan ibadah, tata kelola, dan warisan iman bagi bangsa Israel. Identitas kita sebagai orang percaya pun dipautkan pada garis kasih Tuhan yang memelihara persekutuan umat-Nya dari generasi ke generasi.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Tawarikh 7:34 Referensi silang ayat

Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab